
Ifonti.com – , JAKARTA — Anak-anak pengusaha jalan tol Jusuf Hamka terpantau memiliki sejumlah saham di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk., meskipun mereka tidak semuanya terlibat langsung dalam pengelolaan bisnis keluarga tersebut.
Mengacu pada data kepemilikan saham di atas 1% per 27 Februari 2026 yang dirilis PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), selain Feisal Hamka, terdapat nama Fitria Yusuf dan Farid Hamka yang juga menggenggam saham CMNP.
Adapun, Feisal Hamka tercatat menggenggam sebanyak 335,08 juta lembar saham CMNP atau setara dengan kepemilikan 5%. Feisal yang merupakan anak kedua Jusuf Hamka ini pertama kali tercatat sebagai pemegang saham CMNP di atas 5% pada Desember 2025.
Ketika itu, Feisal terpantau memborong sebanyak 335,33 juta (335.334.474) lembar saham CMNP lewat PT Bank HSBC Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas, masing-masing 334.128.674 lembar dan 1.205.800 lembar.
Sementara itu, Fitria Yusuf tercatat mengoleksi sebanyak 334,19 juta (334.195.400) lembar saham CMNP atau setara dengan kepemilikan 4,99%. Fitri yang merupakan putri sulung Jusuf Hamka dan juga dikenal sebagai ‘Pewaris Jalan Tol’ sempat menjabat di jajaran direksi CMNP.
Selanjutnya, Farid Hamka yang merupakan anak bungsu Jusuf Hamka tercatat menggenggam sebanyak 333,82 juta (333.828.574) lembar saham CMNP atau setara dengan kepemilikan 4,99%. Farid selama ini dikenal aktif di bidang fotografi dan tidak terlibat langsung dalam direksi perusahaan jalan tol tersebut.
Selain anak-anak Jusuf Hamka, sang istri yakni Lena T. Burhanudin juga tercatat mengoleksi sebanyak 334,55 juta (334.559.700) lembar saham CMNP dengan kepemilikan setara 5%.
Di sisi lain, Jusuf Hamka sendiri per 27 Februari 2026 tercatat menggenggam sebanyak 258,66 juta (258.666.296) lembar saham CMNP atau setara dengan kepemilikan 3,86%.
: Bos Jalan Tol, Jusuf Hamka Berbalik Arah Kembali Beli Saham CMNP
Sebagaimana diketahui, kepemilikan saham para investor individu atau perorangan di pasar modal, kini sudah bisa diakses oleh publik meskipun porsi saham yang dikoleksi berada di bawah 5%.
Sebagai bagian dari penguatan pasar modal yang diajukan kepada global index provider, yakni MSCI dan FTSE, BEI akhirnya merilis data kepemilikan saham di atas 1% mulai Selasa (3/3/2026).
Sebelumnya, publik hanya dapat mengakses informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%. Dengan adanya transparansi data kepemilikan saham di atas 1% tersebut, emiten-emiten yang menjadi koleksi para investor, para konglomerat, hingga investor lainnya dapat diketahui dengan jelas.
Adapun, pergerakan saham CMNP di lantai bursa pada perdagangan kemarin, Jumat (6/3/2026) ditutup pada level Rp1.450 per lembar setelah dibuka dengan harga Rp1.400 per lembar.
Dengan harga Rp1.450 per lembar, saham CMNP tercatat melemah 25,64% sejak awal tahun (year-to-date/YtD) 2026, meskipun menguat 3,94% dalam 6 bulan terakhir dan naik 6,23% dalam sebulan terakhir.
Sepanjang perdagangan kemarin, saham CMNP bergerak di kisaran Rp1.400—Rp1.510 per lembar, dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp9,71 triliun.
—-
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.