Rupiah melemah 0,30% ke Rp 17.529 per dolar AS Kamis (14/5), rekor terendah lagi

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali menembus level terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (14/5/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.529 per dolar AS atau melemah 0,30% dibandingkan posisi Rabu (13/5/2026) di Rp 17.476 per dolar AS. Baca Juga: Rekomendasi Saham RATU, ELSA, dan ADMR untuk Perdagangan 18 Mei 2026 Posisi tersebut kembali menjadi rekor terlemah…

Rekomendasi saham RATU, ELSA, dan ADMR untuk perdagangan 18 Mei 2026

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada hari keempat perdagangan. IHSG tertekan sentimen rebalancing MSCI yang mengeluarkan banyak saham dari Indonesia. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ambruk 1,98% atau terpangkas 135,57 poin ke level 6.723,32 pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2026). Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 38,43 miliar saham dengan nilai…

WIKA Beton tebar dividen Rp4 miliar, rombak jajaran komisaris

Jakarta, IDN Times – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (13/5/2026). Dalam rapat tersebut, perusahaan menyepakati pembagian dividen tunai sekaligus merombak susunan pengurus perseroan. Di tengah kondisi sektor konstruksi yang masih menantang, WIKA Beton tetap mencatat…

Tersingkir dari indeks MSCI, Aneka Tambang (ANTM) tegaskan fundamental tetap kuat

Ifonti.com JAKARTA. PT Aneka Tambang menegaskan bahwa fundamental bisnis dan arah strategis perusahaan tetap terjaga dengan baik di tengah dinamika pasar global dan perubahan komposisi indeks pasar modal internasional. Sebagai pengingat, ANTM menjadi salah satu dari sejumlah emiten yang tersisih dari MSCI Small Cap Indexes. Harga saham ANTM terkoreksi 1,96% ke level Rp 3.500 per saham pada Rabu (13/5) usai pengumuman dari MSCI. Corporate…

Update – rupiah makin tertekan, tembus Rp 17.518 per dolar AS siang ini

​Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang di tengah penguatan dolar AS secara global. Mengutip data Bloomberg pukul 12.12 WIB, rupiah berada di level Rp 17.518 per dolar AS atau melemah 0,24% dibanding penutupan Rabu (13/5/2026) di Rp 17.476 per dolar AS. Baca Juga: Ekspansi Tambang Emas Jadi Katalis Baru PTRO, Cek Rekomendasinya Pelemahan rupiah…

Mata uang Asia bergerak variatif, yen masih tertekan dolar AS

Ifonti.com JAKARTA. Pergerakan mata uang Asia masih menunjukkan tren bervariasi di pertengahan Mei 2026 di tengah penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY. Meski dolar AS menguat, beberapa mata uang utama kawasan Asia masih mampu mencatat penguatan terbatas terhadap greenback. Berdasarkan data Trading Economics pada Kamis (14/5/2026) pukul 11.15 WIB, indeks dolar AS berada di level 98,5 atau naik 0,42% dalam sebulan terakhir….

MDLA bukukan laba Rp119,32 miliar kuartal I-2026, simak rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan kinerja yang cukup solid pada Kuartal I-2026, seiring pertumbuhan bisnis distribusi farmasi yang masih stabil. Perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp119,32 miliar atau tumbuh 7,4% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan ini ditopang oleh penjualan farmasi yang mencapai Rp3,26 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. Head of Research KISI Sekuritas Muhammad…

Pefindo sematkan peringkat idAAA untuk Indosat (ISAT), prospek stabil

Ifonti.com – JAKARTA. PT Indosat Tbk kembali memperoleh pengakuan atas kualitas kredit dan fundamental bisnisnya. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat tertinggi idAAA bagi perusahaan telekomunikasi tersebut beserta instrumen obligasi dan sukuk yang masih beredar. “Pefindo menetapkan peringkat idAAA untuk PT Indosat Tbk (ISAT) dan obligasi yang masih beredar, serta peringkat idAAA(sy) untuk sukuk yang masih beredar….

Investor masih memburu SBN ritel, penjualan ST016 tembus 37%

Ifonti.com JAKARTA. Minat investor terhadap Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri Sukuk Tabungan 016 (ST016) masih terjaga tinggi pada pekan pertama masa penawaran. Instrumen investasi syariah yang diterbitkan pemerintah ini dinilai tetap menarik di tengah kondisi pasar keuangan yang masih dibayangi ketidakpastian global. Pemerintah mulai menawarkan ST016 sejak Jumat (8/5/2026) hingga Rabu (3/6/2026). Instrumen ini menggunakan skema kupon…