IHSG diproyeksi bearish pekan depan, geopolitik hingga MSCI jadi sentimen

IHSG diprediksi bearish pekan depan akibat ketidakpastian geopolitik, volatilitas komoditas, dan arus dana asing. Fokus pada data ekonomi dan keputusan MSCI.

Kinerja CPO bisa lanjut positif pada 2026, simak rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja positif emiten sawit pada tahun lalu dilihat bisa berlanjut pada tahun 2026. Sepanjang tahun 2025, kinerja emiten crude palm oil (CPO) tercatat positif. Misalnya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2025 AALI tumbuh 27,83% secara tahunan dari periode sama pada tahun 2024 sebesar Rp 1,15 triliun. Pertumbuhan laba bersih tersebut…

IHSG April ditopang dividen dan aksi korporasi, volatilitas masih mengintai

Ifonti.com JAKARTA. Arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada April 2026 berada di persimpangan antara tekanan global dan harapan dari domestik, khususnya dari aksi korporasi oleh berbagai emiten. Pada Jumat (27/3/2026), IHSG terkoreksi 0,94% ke level 7.097,06. Dalam sebulan terakhir IHSG sudah turun 13,82%, bahkan indeks dalam negeri itu ambles 17,92% sepanjang 2026 berjalan ini. Dalam sembilan tahun terakhir, IHSG cenderung menguat pada…

Guyuran Rp100 triliun ke bank dinilai tak efektif tekan yield SBN

Ifonti.com JAKARTA. Upaya pemerintah menahan laju kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) melalui penempatan dana di perbankan dinilai belum tentu efektif meredam tekanan di pasar obligasi. Seperti diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menginjeksi likuiditas sebesar Rp 100 triliun ke bank Himbara dan Bank DKI. Tambahan dana tersebut, salah satunya diharapkan mampu meredam kenaikan imbal hasil…

Laba Ramayana (RALS) anjlok 15,52% jadi Rp 265,28 miliar pada tahun 2025

Ifonti.com JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan penurunan kinerja laba bersih dan pendapatan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan kinerja keuangannya, emiten ritel itu mengumumkan pendapatan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp 2,36 triliun, turun 14,31% secara tahunan (year on year/yoy) dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,76 triliun. Penurunan pendapatan tersebut terutama berasal dari melemahnya penjualan…

Direktur Venteny Fortuna (VTNY) ajukan pengunduran diri

Ifonti.com JAKARTA. PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menyampaikan telah menerima pengunduran diri salah satu direksinya. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/3/2026), Sekretaris Perusahaan VTNY Zasa Pinkan Kinanti menuturkan, perusahaan telah menerima surat pengunduran diri Milokevin Wendiady dari jabatannya selaku Direktur pada 25 Maret 2026. “Pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam…

Tripar Multivision (RAAM) rights issue 1,36 miliar saham untuk film & bioskop

Ifonti.com JAKARTA. PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana menambah modal dengan memberi hak memesan efek terlebih dahulu alias rights issue sebanyak 1.362.724.000 saham atau maksimum 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Emiten yang bergerak di bidang perfilman ini mengaku akan menggunakan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit untuk aksi korporasi tersebut. Aksi korporasi ini akan dimintakan restu dari…

IHSG April dipengaruhi rebalancing portofolio dan musim dividen

IHSG diperkirakan akan bergerak bullish pada pekan depan, dengan rebalancing portofolio hingga dinamika dividen menjadi sentimen pada pekan depan.

VICO suntik modal VINS Rp 13 miliar lewat private placement

Ifonti.com JAKARTA. PT Victoria Investama Tbk (VICO) melakukan penyertaan modal kepada entitas anak usahanya, PT Victoria Insurance Tbk (VINS), melalui skema private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (25/3/2026), Direktur VICO Jimmy Kurniawan Setio mengungkapkan, transaksi tersebut telah dilaksanakan pada 12 Desember 2025. Dalam…

Yield SBN mendekati 7%, tekanan risiko domestik lebih dominan

Ifonti.com JAKARTA. Pergerakan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) masih bertahan di level tinggi. Padahal, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), menahan suku bunga acuannya pada kisaran 3,5%–3,75% pada Maret 2026. Belakangan yield SBN memang cenderung menanjak naik. Di awal tahun pada 2 Januari 2026, yield SBN tenor 10 tahun berada di level 6,04%. Kini per 25 Maret 2026, yield SBN 10 tahun berada di level 6,84% atau…