Harga Emas Dunia Tembus Rekor, Tapi Saham Emiten Malah Tumbang, Ada Apa?

Ifonti.com Harga emas dunia terus menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan tajam ini sempat mengangkat saham-saham produsen emas. Namun kini mulai terlihat sinyal koreksi, baik karena faktor teknikal maupun fundamental. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas global berada di level US$ 4.040,69 per ons troi pada Kamis (9/10/2025) pukul 17.55 WIB, melemah tipis 0,05% dari posisi sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, harga emas…

Window Dressing Akhir Tahun: IHSG Siap Reli? Cek Analis!

Ifonti.com Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (9/10/2025) dengan penguatan 1,04% ke level 8.250. Sepanjang sesi, indeks bahkan sempat menembus rekor intraday tertinggi di 8.272. Kenaikan hari ini ditopang kuat oleh sektor transportasi yang melonjak 3,44%, sementara sektor teknologi justru menjadi pemberat dengan koreksi 1,65%. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai penguatan nilai tukar rupiah terhadap…

Sektor Kesehatan Menggeliat! RHB Pilih Saham Ini, Cek Sekarang!

RHB Sekuritas naikkan rekomendasi saham kesehatan ke overweight, pilih Mitra Keluarga (MIKA) sebagai top pick, didukung kenaikan anggaran kesehatan 2026.

BUMI Menggila! Chengdong Lego Saham, Lanjutkan Reli 2 Sesi?

Chengdong Investment Corporation menjual saham BUMI dalam dua sesi beruntun, menurunkan kepemilikan menjadi 9,03% di tengah koreksi harga saham.

Wall Street Berdarah Tipis! Powell Bungkam Soal Suku Bunga, Apa Artinya?

Ifonti.com Indeks utama Wall Street bergerak melemah pada perdagangan Kamis (9/10/2025) waktu setempat. Setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell tidak memberikan panduan baru terkait arah kebijakan suku bunga. Investor pun kembali mengandalkan data lama untuk membentuk ekspektasi pasar. Pelaku pasar sejauh ini masih memperkirakan adanya penurunan suku bunga yang agresif, dengan harapan The Fed akan lebih fokus mendukung pasar…

SCBD Jadi Rebutan! Kemenkeu Kasih Lahan ke Bank Jakarta, OJK Bereaksi

Kemenkeu meminjamkan lahan di SCBD ke Bank Jakarta untuk 50 tahun, dengan syarat 30% bangunan untuk pemerintah pusat. OJK setuju karena anggaran terbatas.