The Fed Tolak Potong Suku Bunga 0,5%, Ini Alasannya

Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan tidak ada dukungan untuk pemangkasan suku bunga 0,5%, memilih penurunan moderat 0,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Dolar AS Terkapar! The Fed Pangkas Suku Bunga, Euro & Yen Terbang

Dolar AS melemah setelah The Fed memangkas suku bunga 0,25%, sementara euro dan yen menguat. Pemangkasan ini bertujuan menjaga pasar tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi.

Harga Emas Anjlok! Profit Taking dan Pengumuman The Fed Jadi Sorotan

Ifonti.com NEW YORK. Harga emas melemah pada Rabu (17/9/2025), karena investor mengunci keuntungan setelah harga mencapai level US$ 3.700 pada sesi sebelumnya. Investor ini menanti keputusan kebijakan bunga The Federal Reserve yang akan segera diumumkan. Rabu (17/9/2025), harga emas spot turun 0,1% menjadi US$ 3.685,39 per ons, pukul 10.49 EDT (14.49 GMT), setelah mencapai rekor tertinggi US$ 3.702,95 pada hari Selasa. Harga emas berjangka…

Smartfren & EXCL Merger: Strategi Bisnis Baru?

Ifonti.com JAKARTA. Usai bergabung dengan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) melalui proses merger, Smartfren menegaskan arah bisnisnya dengan sejumlah langkah strategis. Perusahaan fokus memperluas cakupan jaringan, meluncurkan produk unggulan Unlimited, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan lewat kampanye brand nasional dan program loyalitas digital. Chief Marketing Officer Smartfren XLSMART, Sukaca Purwokardjono, mengatakan…

IHSG Naik 6 Hari, Asing Malah Jual Saham Ini!

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor baru dengan menembus level 8.000 pada penutupan perdagangan Rabu (17/9/2025). IHSG menguat 0,85% atau naik 67,48 poin ke posisi 8.025,17. Kenaikan ini menandai reli IHSG selama enam hari berturut-turut. Seluruh indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak menghijau, dipimpin sektor perindustrian yang melonjak 2,83%. Disusul sektor teknologi naik 2,47%,…

Ekonomi Indonesia Terbang Tinggi Semester II 2025? BI Optimis!

BI optimis ekonomi 2025 tumbuh di atas 4,6-5,4% didorong ekspor dan belanja pemerintah, meski konsumsi masih lemah.