IHSG Anjlok! Top Losers LQ45: SCMA, AMRT, ANTM

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 18,51 poin atau 0,23% ke 7.867,34 pada akhir perdagangan Kamis (4/9/2025). Sebanyak 260 saham naik, 398 saham turun dan 147 saham stagnan. Dua indeks sektoral selamat ke zona hijau. Sedangkan sembilan indeks sektoral lainnya masuk zona merah, mengikuti pelemahan IHSG. Indeks sektoral yang menguat adalah sektor barang konsumen siklikal yang naik 3,61% dan sektor…

Petrosea (PTRO) Tepis Isu Rencana Sinergi dengan Cakra Buana Resources Energi (CBRE)

Ifonti.com JAKARTA. PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan klarifikasi bahwa pemberitaan di sejumlah media massa mengenai Grup Hafar, anak usaha yang sahamnya dimiliki 51% oleh PTRO, akan melakukan sinergi dengan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) adalah tidak benar. “Petrosea mengimbau kepada seluruh pihak untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi resmi yang disampaikan melalui Ifonti.com perusahaan maupun situs Bursa Efek…

September Effect di Kripto: Panik atau Untung? Analis Beri Jawaban

Ifonti.com JAKARTA. Secara historis, bulan September kerap menunjukkan performa pasar yang loyo termasuk di pasar kripto. Analis kripto Reku Fahmi Almuttaqin menilai, fenomena yang dikenal sebagai September Effect ini kerap dikaitkan dengan likuiditas global yang mengetat setelah musim panas. Pasalnya, bulan September sering bertepatan dengan momentum ekonomi krusial, seperti rilis data ekonomi penting dan keputusan kebijakan suku bunga The…

Rupiah Anjlok! Jisdor Tembus Rp 16.438/USD

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.438 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (4/9/2025), melemah 0,08% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.424 per dolar AS. Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 16.425 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Kamis (4/9/2025), melemah 0,06% dari…

Rupiah Melemah ke Rp 16.425/USD, Ancaman Resesi Global?

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.425 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Kamis (4/9/2025), melemah 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.416 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS sore ini. Pukul 15.00 WIB, won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,24%, disusul yen Jepang yang melemah 0,19%, ringgit Malaysia melemah 0,16%, rupee India melemah 0,10%, dolar…

Saham Manufaktur Naik! Indeks Manufaktur Ekspansif, Beli Sekarang?

Ifonti.com JAKARTA. Sektor manufaktur Indonesia menggeliat. Pada Agustus 2025, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur tercatat di level 51,5, meningkat dibandingkan 49,2 pada Juli. Pencapaian tersebut juga menandai kembalinya industri manufaktur ke fase ekspansi setelah empat bulan sebelumnya terus berada di zona kontraksi. Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer menilai, PMI manufaktur yang kembali ke level ekspansif…

Astra Otoparts & PLN: SPKLU Tipe Pole Mounted Pertama di Indonesia

Ifonti.com JAKARTA. PT Velasto Indonesia, anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), menjadi mitra strategis PT Prima Layanan Nasional Enjiniring, anak perusahaan PT PLN dalam pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe pole mounted charger pertama di Indonesia. Sebagai tahap awal, kolaborasi Velasto Indonesia dan PLN Enjiniring akan menghadirkan 122 unit SPKLU tipe pole mounted charger, yang terdiri dari 30 unit di…

Emas Antam Tembus Rekor Tertinggi: Strategi Investasi Aman & Menguntungkan

Ifonti.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memecahkah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Melansir laman Logam Mulia pada Kamis (4/9/2025), harga pecahan satu gram emas Antam sebesar Rp 2.044.000 atau naik Rp 9.000 ketimbang hari sebelumnya. Menurut Founder Traderindo, Wahyu Laksono, harga emas memang berpotensi meningkat lebih lanjut, didorong oleh…

Bitcoin Diprediksi Bergerak Volatil di September 2025, Investor Harus Bagaimana?

Ifonti.com JAKARTA. Bulan September kerap menjadi momentum harga aset kripto Bitcoin terkoreksi, didukung ramainya aksi ambil untung usai reli musim panas. Namun, Bitcoin diprediksi akan bergerak volatil pada September 2025. Mengacu Coinmarketcap, pada Kamis (4/9/2025) pukul 12.50 WIB, harga Bitcoin tercatat di level US$ 110.700, terkoreksi 0,08% selama 24 jam, turun 1,83% dalam seminggu, serta turun 3,16% selama sebulan. Chairman Indodax…

BI Sebut Deflasi di NTB Dipengaruhi oleh Turunnya Harga Komoditas

Deflasi 0,41% di NTB pada Agustus 2025 dipicu turunnya harga komoditas seperti tomat dan cabai, didukung panen raya dan cuaca baik, tanpa menurunkan daya beli.