Penguatan dolar indeks (DXY) dinilai normal, rupiah tetap tertekan di kuartal I-2026

Ifonti.com – JAKARTA. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tren penguatan di awal 2026 seiring respons pasar terhadap data ekonomi AS yang solid. Meski dinilai masih dalam fase penguatan yang normal dan berpotensi terbatas, pergerakan dolar AS tetap menjadi sentimen tekanan bagi rupiah. Melansir Trading conomics pada Senin (12/1/2026) pukul 16.48 WIB, indeks dolar AS berada di level 98,790 atau menguat 0,48% secara mingguan dan…

Sariguna Primatirta (CLEO) targetkan tiga pabrik baru beroperasi di 2026

Ifonti.com JAKARTA. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menargetkan tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru mulai beroperasi pada tahun 2026. Dengan rampungnya ketiga fasilitas pabrik ini, total jaringan produksi CLEO akan mencapai 35 pabrik yang tersebar di hampir seluruh wilayah strategis Indonesia. Presiden Direktur CLEO Melisa Patricia berharap langkah ekspansi ini dapat menekan biaya logistik dan mempercepat…

Harga emas bullish, Merdeka Copper (MDKA) fokus efisiensi dan optimalisasi tambang

Ifonti.com JAKARTA. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menilai tren harga emas yang masih berada dalam fase bullish menjadi sentimen positif bagi kinerja perusahaan ke depan. Sejumlah analis global bahkan memproyeksikan harga emas berpotensi melesat signifikan dalam beberapa tahun ke depan. General Manager Corporate Communication MDKA, Tom Malik, menyampaikan, lembaga keuangan global seperti Morgan Stanley dan Bank of America memperkirakan…

Fluktuasi tinggi IHSG ambles 2% saat perdagangan intraday, apa penyebabnya?

IHSG turun 2% pada perdagangan intraday 12 Januari 2026 akibat ketegangan AS-Iran, aksi profit taking, dan stagnasi data CPI. Saham energi terkoreksi signifikan.

IHSG berpeluang lanjut terkoreksi pada Selasa (13/1), ini rekomendasi sahamnya

Ifonti.com – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada awal pekan. Senin (12/1/2026), IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884,72, setelah sempat menyentuh kembali area psikologis 9.000 di sesi perdagangan. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking di saham konglomerasi yang sebelumnya menjadi motor penguatan indeks. Kondisi ini ikut…

IHSG terkoreksi 0,58% ke 8.884, top losers LQ45: BRPT, EMTK dan EXCL, Senin (12/1)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan ini setelah dibuka di zona hijau. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,58% atau terpangkas 52,03 poin ke level 8.884,72 pada penutupan perdagangan, Senin (12/1/2026). IHSG tertekan penurunan enam indeks sektoral dari total 11 sektor di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah infrastruktur 2,37%, teknologi…

Saham big bank kompak menguat, hanya BBCA yang terlempar ke zona merah

Ifonti.com – JAKARTA. Kinerja saham emiten perbankan besar (big banks) bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/1) hingga pukul 16.00 WIB. Tiga saham bank pelat merah tercatat menguat, sementara saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah. Berdasarkan data perdagangan, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan kenaikan tertinggi di antara saham big banks. Sebaliknya, kenaikan…

HSBC: Minim IPO baru bikin pasar modal Indonesia tertinggal di Asia

Ifonti.com JAKARTA. Pasar modal Indonesia dinilai membutuhkan dorongan lebih besar untuk menghadirkan emiten-emiten baru. Head of Equity Strategy Asia Pacific HSBC Global Research, Herald van der Linde, menilai jumlah dan variasi penawaran umum perdana (IPO) di Indonesia masih tertinggal dibanding pasar Asia lainnya. Kondisi ini berpotensi membuat kapitalisasi pasar Indonesia semakin mengecil dalam peta investasi regional. “Di tahun 2025 dan…

Prospek kinerja Hermina (HEAL) dinilai cerah tahun 2026, ini rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. Prospek PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) diperkirakan tetap positif pada 2026, meski sahamnya terkoreksi 15,32% sepanjang tahun lalu. Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai penurunan harga saham justru membuka ruang valuasi yang lebih menarik bagi investor. “Justru sekarang valuasinya menarik karena secara price to earnings sudah murah. Tahun ini diperkirakan masih positif mengingat sifat defensif sektor…