Rata-Rata Return Unitlink Saham Melampaui Pendapatan Tetap per September 2025

Ifonti.com JAKARTA. Return atau imbal hasil unitlink berbasis saham berhasil menyalip kinerja unitlink berbasis pendapatan tetap. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) atau sampai September 2025, rata-rata return unitlink berbasis saham sebesar 5,86%, sedangkan unitlink berbasis pendapatan tetap sebesar 5,78%. Jika ditelaah berdasarkan data per Agustus 2025, rata-rata return unitlink berbasis saham sebesar 3,09%, atau masih…

Daftar Saham Teraktif dari Sisi Volume Pagi Ini, 8 Oktober 2025

Jakarta, IDN Times – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hari ini, Rabu 8/10/2025. Lantas, apa saja daftar saham teraktif dari sisi volume pada awal sesi I ini? Berapa masing-masing volume transaksinya? Daftar Saham Teraktif dari Sisi Volume Pagi Ini Berikut lima saham saham teraktif dari sisi volume di awal perdagangan sesi I hari ini, berd…

Kinerja Timah (TINS) Prospektif Usai Dapat 6 Smelter, Ini Rekomendasi Analis

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja PT Timah Tbk (TINS) dinilai masih prospektif hingga akhir tahun 2025 dan ke depan. Hal ini menyusul limpahan enam smelter dari pemerintah. Asal tahu saja, pemerintah menyerahkan aset barang rampasan negara (BRN) berupa enam smelter kepada TINS. Enam smelter itu sebelumnya disita negara lantaran terbukti melakukan aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Timah, Kepulauan Bangka Belitung. Nilai dari aset sitaan berupa…

Rahasia Warren Buffett Saat Pasar Saham Anjlok: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Ifonti.com Pasar saham kadang ibarat roller coaster: naik tinggi, lalu bisa tiba-tiba anjlok. Investor awam sering kali panik ketika pasar menunjukkan penurunan tajam. Namun, menurut Warren Buffett, salah satu investor paling dihormati di dunia, justru di saat seperti itulah kesempatan bisa muncul. Berikut prinsip-prinsip yang dianjurkan Buffett ketika pasar tengah terguncang, sebagaimana dikutip dari Investopedia. Baca Juga: Wijaya Karya…

BEI Buka Suspensi Saham AGII, RMKE, LPPS, dan SMLE, Begini Pergerakannya

Ifonti.com JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan (unsuspense) sejumlah saham emiten dari berbagai sektor mulai perdagangan sesi I hari ini, Rabu (8/10/2025). Saham yang dapat diperdagangkan kembali antara lain PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS), PT RMK Energy Tbk (RMKE), dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE). “Suspensi atas perdagangan saham AGII, LPPS, RMKE, dan SMLE di Pasar…

IHSG Dibuka Menguat ke 8.205, INCO, PGEO dan GOTO Top Gainers LQ45, Rabu (8/10)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi ini melanjutkan kenaikan kemarin. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG naik ke 36 poin atau 0,44% ke level 8.205,32 pada perdagangan hari Rabu (8/10/2025) pukul 09.03 WIB. Kenaikan IHSG ditopang mayoritas indek sektoral di BEI. Sektor yang menguat paling tinggi antara lain lain sektor teknologi, energi, barang konsumer non primer dan…

Rupiah Spot Melemah 0,28% ke Rp 16.608 per Dolar AS pada Rabu (8/10) Pagi

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah spot dibuka melemah pada awal perdagangan Rabu (8/10/2025). Pukul 09.02 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.608 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,28% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,44%, disusul yen Jepang yang melemah 0,43%, rupiah melemah 0,28%, ringgit Malaysia melemah…

Simak Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham BBTN, LPCK & BUMI untuk Rabu (8/10)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,50% atau setara 40.59 poin ke level 8.180,48 pada perdagangan Selasa (7/10/2025) pukul 09.11 wib. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tannar menyebut potensi kenaikan IHSG mulai tertahan. Pada Rabu (8/10/2025), pergerakannya akan berada dalam rentang 8.077 – 8.261. IHSG ditutup di 8,169.28 pada 7 Oktober 2025, naik 0.36%, dan masih bergerak dalam kanal uptrend…

Bursa Asia Pasifik Bergerak Bervariasi Usai Proyeksi Pertumbuhan Bank Dunia

Ifonti.com JAKARTA. Pasar saham Asia-Pasifik diperdagangkan bervariasi pada Rabu (8/10/2025), berbeda arah dengan Wall Street yang ditutup melemah tadi malam. Pergerakan ini muncul setelah Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan kawasan Asia-Pasifik, meski ketidakpastian global masih membayangi. Musim panas lalu, ekonomi dunia sempat diguncang kebijakan tarif Amerika Serikat yang menambah ketidakpastian pasar. Namun, sentimen regional kali…