Wall Street dibuka memerah Senin (2/3), pasar cemas konflik Timur Tengah berlarut

Ifonti.com Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada Senin (2/3/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap konflik Timur Tengah yang berpotensi berkepanjangan dan mengganggu jalur perdagangan global serta memicu kembali tekanan inflasi. Pada awal perdagangan, indeks utama kompak turun. Dow Jones Industrial Average melemah 183,5 poin atau 0,37% ke 48.794,42. S&P 500 turun 54,5 poin atau 0,79% ke 6.824,36, sementara…

Lebih matang, industri kripto Indonesia masuki fase konsolidasi

Ifonti.com JAKARTA. Industri kripto di Indonesia dinilai mulai memasuki fase baru yang lebih matang setelah lebih dari satu dekade berkembang. Fokus pertumbuhan yang sebelumnya bertumpu pada peningkatan jumlah pengguna dan volume transaksi kini bergeser ke penguatan aspek fundamental, seperti tata kelola, literasi, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan ekosistem. Pandangan tersebut mengemuka dalam peringatan 12 tahun Indodax yang digelar…

Transmisi BI rate tersendat, bunga kredit baru turun 40 bps

Ifonti.com – JAKARTA. Transmisi penurunan suku bunga kredit perbankan masih tersendat. Penurunan BI Rate dan likuiditas yang dirasa memadai rupanya belum cukup mendorong rata-rata bunga kredit turun signifikan. Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah menyebut, faktor likuiditas lebih relevan untuk melihat kondisi bank-bank besar. Sementara itu, bank-bank kecil belum tentu memiliki permodalan dan ruang likuiditas yang cukup…

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga emas, target jangka pendek US$ 5.750

Ifonti.com – JAKARTA. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi berdampak langsung pada pergerakan harga emas di pasar global. Ketidakpastian geopolitik ini menimbulkan tekanan pada jalur perdagangan energi utama dunia, khususnya Selat Hormuz, yang menjadi fokus investor untuk aset lindung nilai (hedging). Penutupan Selat Hormuz dan pembatasan kapal komersial di kawasan tersebut dinilai dapat mengganggu alur…

BEI jatuhkan 3.040 sanksi untuk 453 emiten sepanjang 2025, masalah ini paling banyak

Ifonti.com JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan telah menjatuhkan 3.040 sanksi kepada 453 perusahaan tercatat alias emiten sepanjang 2025 sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-H. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa sanksi terbanyak diberikan karena keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan dan Laporan Bulanan Registrasi Efek. “Terdapat penurunan pada jumlah sanksi terkait kewajiban pemenuhan…

Harga emas Antam meroket! Ini peluang keuntungan investor pada 2026

Ifonti.com – JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas, baik di pasar global maupun domestik. Penutupan Selat Hormuz dan pembatasan kapal komersial di kawasan tersebut dinilai dapat mengganggu jalur perdagangan internasional, sekaligus memicu lonjakan permintaan emas sebagai aset lindung nilai (hedging) utama terhadap inflasi yang dipicu kenaikan harga energi. Melansir…

Perang Israel-AS vs Iran, investor flight to quality bergeser dari saham ke obligasi

Investor beralih dari saham ke obligasi akibat ketegangan Israel-AS vs Iran, meningkatkan permintaan obligasi Indonesia yang menawarkan yield menarik.

Selat Hormuz terancam ditutup, analis jagokan saham BRMS dan ANTM

Eskalasi geopolitik di Selat Hormuz memicu pelarian modal ke aset aman seiring proyeksi lonjakan harga emas sebagai instrumen lindung nilai utama.

Arwana Citramulia (ARNA) anggarkan Rp100 miliar untuk buyback saham

PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) akan buyback saham senilai Rp100 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan pemegang saham selama 12 bulan.

Konflik Timur Tengah picu lonjakan saham energi, ini rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Israel–Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menyulut harga komoditas energi. Saham-saham yang berkaitan dengan sektor energi pun melesat pada perdagangan Senin (2/3/2026). Mengutip Trading Economics, harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak 7,37% ke level US$ 71,96 per barel pada Senin (2/3) pukul 17.55 WIB. Harga minyak mentah Brent juga melonjak 7,49% ke…