BI ungkap likuiditas perbankan RI melimpah, permintaan masyarakat penyebab credit gap
Bank Indonesia menyatakan likuiditas perbankan melimpah, namun pertumbuhan kredit belum optimal karena lemahnya permintaan dan tingginya suku bunga.
Bank Indonesia menyatakan likuiditas perbankan melimpah, namun pertumbuhan kredit belum optimal karena lemahnya permintaan dan tingginya suku bunga.
BI mencatat pemanfaatan KLM baru 4,83% dari DPK dan masih ada ruang 0,7% untuk menekan bunga kredit.