Genjot komponen kendaraan listrik, Darma Polimetal (DRMA) incar target Rp 6,5 triliun

Ifonti.com JAKARTA. Emiten produsen komponen otomotif, PT Darma Polimetal Tbk (DRMA) berupaya meningkatkan kinerja keuangannya pada 2026. Emiten yang terafiliasi dengan Grup Triputra ini menyiapkan sejumlah strategi untuk menangkap peluang di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang menantang. Presiden Direktur Darma Polimetal Irianto Santoso mengatakan, pihaknya membidik pendapatan sebesar Rp 6,5 triliun dan margin laba di atas 10% pada…

Open interest Bitcoin turun ke level terendah sejak 2024, TradFi meninggalkan BTC?

Ifonti.com Open interest kontrak berjangka Bitcoin turun ke level yang terakhir terlihat pada November 2024, memicu pertanyaan apakah investor institusional atau pelaku Traditional Finance (TradFi) mulai menjauh dari aset kripto terbesar tersebut. Melansir Cointelegraph Jumat (13/2/2026), harga Bitcoin saat ini berada di kisaran US$66.982 dan dalam sepekan terakhir kesulitan bertahan di atas level US$72.000. Di tengah tekanan tersebut, total…

Menguat 0,23% dalam sepekan, rupiah ditutup di Rp 16.836 per dolar AS

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam sepekan. Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,05% secara harian ke Rp 16.836 per dolar AS pada Jumat (13/2/2026). Dalam sepekan, rupiah menguat 0,23% dari posisinya di Rp 16.876 per dolar pada Jumat (6/2/2026). Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,10% secara harian ke Rp 16.844 per dolar AS pada Jumat (13/2/2026). Dalam…

Sugianto Kusuma dan Tomy Winata di balik Jakarta International (JIHD)

Ifonti.com JAKARTA. PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) membuka data siapa dibalik perusahaannya. Manajemen dalam keterbukaan informasi di BEI pada 10 Februari 2026 menjelaskan pemilik manfaat dari emiten yang bergerak di bidang properti dan hotel adalah Sugianto Kusuma dan Tomy Winata. “Pemilik manfaat dari perusahaan adalah Sugianto Kusuma dan Tomy Winata,” jelas Hendi Lukman, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Jakarta…

IHSG melemah 0,64% ke 8.212, top losers LQ45: SMGR, EXCL dan PGAS, Jumat (13/2)

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah menjelang libur pajang pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 53,08 poin atau 0,64% ke level 8.212,27 pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026). Tapi selama sepekan ini, IHSG masih menguat 3,49%. Pada perdagangan Jumat, IHSG tertekan penurunan mayoritas indeks sektoral. Baca Juga: IHSG Turun Hari Ini (12/2), Investor Asing…

AllianzGI memandang pasar obligasi Indonesia tetap menarik

Ifonti.com JAKARTA. Allianz Global Investors (AllianzGI) Indonesia menilai pasar obligasi domestik masih menarik di tengah ketidakpastian global. Likuiditas dalam negeri yang memadai serta permintaan kuat dari investor institusi dinilai mampu menyerap pasokan dan meredam volatilitas. Fixed Income Portfolio Manager AllianzGI Indonesia, Akuntino Mandhany, mengatakan imbal hasil obligasi pemerintah telah bergerak menjauh dari level mahal,…

IHSG hari ini (13/2) melemah ke level 8.212 saat presiden gaungkan Indonesia Incorporated

IHSG melemah 0,64% ke 8.212 saat Presiden Prabowo jelaskan strategi ekonomi 2026 di tengah sentimen pasar negatif dan fluktuasi saham besar.

Laba Unilever (UNVR) diproyeksi tumbuh positif di 2026, cek rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diproyeksikan mampu membukukan kinerja laba bersih dobel digit hingga akhir tahun 2026. Ini setelah melihat kinerja perusahaan yang mencatatkan performa solid di tahun lalu. Sebagai informasi, UNVR mencatatkan laba sebesar Rp 7,64 triliun pada tahun 2025, melonjak 126,82% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3,36 triliun. Namun, jika…

Meski pendapatan tumbuh, XLSMART (EXCL) alami rugi bersih Rp 4,43 triliun pada 2025

Ifonti.com JAKARTA. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mengumumkan laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Merujuk keterbukaan informasi, pendapatan EXCL tercatat sebesar Rp 42,45 triliun pada akhir 2025 atau tumbuh 23,44% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 34,39 triliun. Jasa GSM mobile dan jaringan telekomunikasi masih menjadi kontributor utama bagi pendapatan EXCL pada 2025 lalu…