Obligasi korporasi dinilai lebih tahan gejolak dibanding SUN pada tahun 2026

Ifonti.com – JAKARTA. Prospek pasar obligasi atau surat utang pada 2026 diperkirakan menghadapi dinamika yang lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Volatilitas diproyeksikan masih tinggi, terutama pada obligasi pemerintah atau Surat Utang Negara (SUN), seiring meningkatnya ketidakpastian global dan perubahan ekspektasi suku bunga. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo menilai, untuk obligasi pemerintah,…

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) catatkan kinerja positif sepanjang 2025

Ifonti.com JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Mengutip dari keterbukaan informasi BEI, Pendapatan neto emiten properti Grup Aguan itu sebesar Rp 2,50 triliun di tahun 2025. Ini naik 11,32% dari Rp 2,24 triliun di akhir 2025. Segmen penjualan tanah dan bangunan menyumbang mayoritas sebesar Rp 2,42 triliun. Lalu, segmen sewa berkontribusi Rp 35,46 miliar dan segmen lainnya Rp 47,58…

Elnusa (ELSA) kantongi pendapatan Rp 14,50 triliun pada 2025

Ifonti.com JAKARTA. Emiten jasa migas, PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan hasil kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan ELSA tumbuh 8,29% year on year (yoy) menjadi Rp 14,50 triliun pada 2025. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, ELSA meraih pendapatan sebesar Rp 13,39 triliun. Mayoritas pendapatan ELSA pada 2025 disumbangkan oleh segmen penjualan…

Blak-blakan bos Danantara soal tidak muncul di daftar saham di atas 1% usai janji amankan IHSG

Danantara aktif di pasar modal Indonesia melalui manajer investasi meski tak tercatat di daftar pemegang saham di atas 1%, fokus pada saham berfundamental baik.

Blak-blakan bos Danantara soal tidak muncul di daftar kepemilikan saham di atas 1%

Danantara aktif di pasar modal Indonesia melalui manajer investasi meski tak tercatat di daftar pemegang saham di atas 1%, fokus pada saham berfundamental baik.

Buyback naik Rp25 ribu, lihat juga harga emas Antam terbaru Kamis 5 Maret 2026

Ringkasan Berita: Satu gram emas Antam hari ini dijual tetap di harga Rp 3.049.000. Emas batangan Antam ukuran 0,5 gram yang termurah, hari ini dijual di harga Rp 1.574.500. Harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini di angka Rp 2.819.000. Ifonti.com Berikut rincian harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) atau Antam hari ini, Kamis (5/3/2026). Harga emas dan buyback emas Antam ini berdasarkan informasi dari Unit…

Bidik potensi US$ 12 miliar industri digital, simak strategi anak usaha TLKM, Nuon

Ifonti.com JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berupaya mengembangkan ekosistem digital. Di sektor hiburan, TLKM “menugaskan” anak usahanya, PT Nuon Digital Indonesia (Nuon). Selanjutnya Nuon mengembangkan ekosistem hiburan digital di Indonesia. Pada tahun 2026 ini, Nuon berupaya menjadi penggerak utama pertumbuhan industri digital lifestyle nasional, khususnya di segmen gim, musik, dan video. CEO Nuon Aris Sudewo mengatakan, Nuon…

Kuota RKAB dan proyek HPAL dorong prospek saham Vale Indonesia (INCO)

Ifonti.com JAKARTA. Prospek saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dinilai masih menarik seiring rencana penyelesaian dua proyek smelter High Pressure Acid Leach (HPAL) di Pomalaa dan Morowali serta potensi kenaikan kuota produksi bijih nikel pada tahun ini. Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer menilai proyek HPAL tersebut menjadi langkah penting bagi INCO dalam mengubah model bisnisnya, dari sekadar penjual bijih nikel…

Kemenkeu buka suara soal Fitch pangkas outlook utang RI jadi negatif

Jakarta, IDN Times – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara setelah lembaga pemeringkat global Fitch Ratings merevisi prospek (outlook) utang Indonesia, dari stabil menjadi negatif, dengan peringkat tetap di level BBB. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro, menegaskan hasil penilaian terbaru Fitch ma…

Biaya dana turun, BI turunkan suku bunga dasar kredit pada Desember 2025

Ifonti.com JAKARTA. Bank Indonesia menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) secara agregat menjadi 9,06% per Desember 2025 atau sebesar lima basis poin dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya biaya dana perbankan. Dikutip dari data BI, berkurangnya biaya dana didorong oleh likuiditas perbankan yang semakin membaik. Adapun penurunan SBDK ini terjadi di tengah pertumbuhan kredit perbankan sebesar 9,6% (yoy) pada…