PMI manufaktur Indonesia naik, dampak bagi emiten tak instan

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja manufaktur Indonesia mulai merangkak naik. Laporan S&P Global memperlihatkan data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia meningkat menjadi 50,0 pada Mei 2026 dari bulan sebelumnya yang berada di level 49,1. Liza mengatakan kenaikan PMI manufaktur Indonesia memang menjadi sinyal awal bahwa aktivitas industri mulai kembali berekspansi setelah sempat berada di zona kontraksi. Namun, dampaknya terhadap…

Industri pergadaian cermati dampak kenaikan BI rate terhadap cost of fund

Ifonti.com JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25% dinilai akan memengaruhi industri pergadaian, terutama dari sisi biaya dana (cost of fund). Meski demikian, pelaku usaha menyebut permintaan gadai masih tetap terjaga seiring tingginya kebutuhan likuiditas masyarakat. Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, kenaikan suku bunga memberikan tantangan sekaligus…

Rekomendasi teknikal saham INDF, INCO, dan PTRO untuk Kamis (4/6)

Ifonti.com – JAKARTA. Tekanan pada pasar keuangan Indonesia belum surut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke level di bawah 6.000 bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026), IHSG terkoreksi 4,11% atau turun 254,36 poin ke level 5.941,06. Sementara itu, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.967 per dolar AS atau melemah…

Rupiah makin ambles ke Rp17.966 per dolar AS, apa strategi BI?

Jakarta, IDN Times – Pergerakan nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan dan menyentuh level terendahnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan perdagangan hari ini, rupiah berada di level Rp17.897 per dolar AS. Pelemahan ini berlanjut hingga penutupan perdagangan ditutup ke level Rp17.966,5 per dolar AS. Lantas, apa saja str…

PMI manufaktur Indonesia mulai mendaki, cek efeknya ke emiten

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja manufaktur Indonesia mulai merangkak naik. Laporan S&P Global memperlihatkan data Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia meningkat menjadi 50,0 pada Mei 2026 dari bulan sebelumnya yang berada di level 49,1. Investment Specialist Bahana Sekuritas Yazid Muamar mengatakan kenaikan PMI Manufaktur dari zona kontraksi ke zona ekspansi merupakan sinyal awal yang sangat positif bagi prospek kinerja emiten,…

Rupiah nyaris sentuh Rp 18.000, inflasi dan geopolitik jadi faktor penekan

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali tertekan dan mendekati level psikologis Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (3/6). Meningkatnya kekhawatiran inflasi domestik, menyempitnya surplus perdagangan, serta memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang membebani mata uang Garuda. Pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026), nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan. Berdasarkan…

Panja perubahan UU P2SK hasilkan 17 poin revisi, ada kelembagaan BI hingga KEK finansial

Panja RUU P2SK hasilkan 17 poin revisi, termasuk kelembagaan BI dan KEK finansial, setelah pembahasan intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Valuasi saham tanah di BEI terdiskon, tapi investor masih hitung ulang risiko

Ifonti.com JAKARTA. Tekanan pada pasar keuangan Indonesia belum surut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke level 5.000-an bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada akhir perdagangan Selasa (3/5/2026), IHSG terkoreksi 4,11% atau turun 254,36 poin ke level 5.941,06. Sementara, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.967 per dolar AS atau melemah 0,70%….

Kebijakan fiskal disorot, begini prospek rupiah pada semester II – 2026

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan pada Rabu (3/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,71% secara harian ke Rp 17.967 per dolar AS. Secara year to date (ytd), rupiah telah terdepresiasi 7,42% dibanding posisi awal tahun di level Rp 16.725 per dolar AS. Pakar Ekonomi Ferry Latuhihin menilai kebijakan moneter tidak bisa lagi digunakan untuk menguatkan…