BI beli SBN pemerintah senilai Rp86,16 triliun sampai 16 Maret 2026
Bank Indonesia membeli SBN pemerintah senilai Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026, sebagai sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk stabilitas ekonomi.
Bank Indonesia membeli SBN pemerintah senilai Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026, sebagai sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk stabilitas ekonomi.
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai US$431,7 miliar di Q4/2025, dengan ULN swasta turun menjadi US$192,8 miliar, didominasi utang jangka panjang.
Bank Indonesia membeli SBN senilai Rp289,9 triliun, mayoritas melalui debt switching, untuk mendukung anggaran pemerintah dan menjaga stabilitas ekonomi.
Airlangga Hartarto menyatakan skema burden sharing antara BI dan Kemenkeu akan dibahas lebih lanjut untuk mendukung program Asta Cita dan stabilisasi ekonomi.