
Ifonti.com , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (19/2/2026). Meski melemah, saham konstituen seperti ADRO, BUMI hingga MEDC tetap menguat.
Melansir IDX Mobile pukul 09.04 WIB, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini melemah 0,13% ke 545,02. Sebanyak 14 saham konstituen tetap dibuka menguat, 9 saham dibuka melemah dan 4 saham belum berubah.
Indeks mengawali pasar dengan transaksi 323,5 juta saham senilai Rp388,2 miliar. Kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 di pagi ini mencapai Rp4.093 triliun.
Saham konstituen yang tetap menguat meski indeks melemah antara lain adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) naik 0,76% ke Rp1.980, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 0,89% ke Rp2.270, dan saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 0,49% ke Rp4.070.
Kemudian, ada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menguat 0,34% ke Rp7.300, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 0,67% ke Rp4.520, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 0,47% ke Rp2.160, dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 2,11% ke Rp290.
: Minat Investor Turun, Lelang SUN Himpun Penawaran Masuk Rp63,03 Triliun
Selanjutnya, ada saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) yang naik 0,38% ke Rp1.310, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) naik 2,19% ke Rp7.000, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik Rp0,37% ke Rp6.775, dan saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang dibuka naik 5,64% ke Rp1.780.
DI sisi lain, saham konstituen yang dibuka melemah hari ini antara lain seperti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang turun 0,86% ke Rp3.460, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) melemah 0,25% ke Rp29.900 dan saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang dibuka turun 0,87% ke Rp2.270.
Lalu, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) dibuka turun 0,78% ke Rp2.540, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun 0,38% ke Rp1.315, sampai saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dibuka melemah 0,47% ke Rp5.250.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.