
Ifonti.com , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (9/4/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti BRPT, TLKM, hingga DSNG masih mencatatkan penguatan hingga perdagangan sore hari.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia ditutup melemah 1,40% ke posisi 488,10. Dari 27 konstituen, sebanyak 5 saham menguat, 21 melemah, dan 1 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 5,10% ke Rp1.855, diikuti saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 0,95% ke Rp3.190, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) naik 0,90% ke Rp1.680, dan saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) naik 0,70% ke Rp2.880.
: Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham BRPT, MAPI, hingga UNTR Ambrol
Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang turun 4,17% ke Rp1.265, diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang turun 4,07% ke Rp6.475, PT United Tractors Tbk. (UNTR) turun 3,46% ke Rp30.025, dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 3,17% ke Rp244.
Selain itu, pelemahan juga dialami oleh saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang turun 2,24% ke Rp9.800, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 2,14% ke Rp4.570, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) turun 2,02% ke Rp1.940, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 1,93% ke Rp2.540.
: : Indeks Bisnis-27 Naik 4,36% Didorong Sentimen FTSE, BRPT hingga INCO Melejit
Pelemahan turut dialami oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang turun 1,85% ke Rp3.710, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 1,80% ke Rp3.280, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) turun 1,63% ke Rp1.505, dan saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turun 1,61% ke Rp6.100.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menilai meredanya ketegangan antara AS dan Iran menjadi motor utama penguatan indeks.
: : Intip Struktur Indeks FTSE Indonesia: 10 Saham Raksasa Dominasi Bobot 75,44%
Pasalnya, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menangguhkan serangan terhadap infrastruktur Iran selama dua pekan, yang diikuti dengan kesediaan Teheran membuka kembali jalur perdagangan vital di Selat Hormuz.
“IHSG berpotensi kembali melanjutkan penguatan hari ini setelah kemarin ditutup naik signifikan 4,42% yang disertai dengan aksi beli bersih investor asing senilai Rp573 miliar,” ujar Fanny dalam riset harian, Kamis (9/4/2026).
Pada perdagangan sebelumnya, sejumlah saham yang tercatat menjadi buruan utama investor asing antara lain BBNI, AADI, BRMS, BBCA, dan ENRG.
Untuk hari ini, BNI Sekuritas memetakan level support IHSG berada di 7.050–7.100, sementara level resistance diperkirakan menguji area 7.300–7.400.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.