Daftar 5 pejabat baru Kemenkeu yang dilantik Purbaya

Jakarta, IDN Times – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik lima orang pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Lima pejabat yang dilantik terdiri dari dua orang dari Sekretariat Jenderal, satu orang dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), satu orang d…

Rupiah dinilai undervalue, BI habis-habisan intervensi hingga kerek yield SRBI

Bank Indonesia intervensi pasar dan naikkan yield SRBI untuk stabilkan rupiah yang undervalued, menarik modal asing, dan menjaga stabilitas ekonomi.

Trisula Textile (BELL) dapat izin bagi dividen Rp 10 miliar, usai laba naik 9%

Ifonti.com CIMAHI. PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) akan membagi dividen sebesar Rp 10 miliar setara dengan Rp 1,38 per saham. Keputusan ini telah mendapat restu dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu, 22 April 2026 di Kota Cimahi, Jawa Barat. Dividen tersebut dijadwalkan akan dibagikan pada 22 Mei 2026. Pembagian dividen didasari atas kinerja positif BELL pada tahun buku 2025. BELL mencatatkan laba bersih…

Suku bunga BI tetap 4,75%, saham properti masih menarik?

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja emiten properti diperkirakan masih stabil pasca Bank Indonesia menahan suku bunga di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan April 2026. Asal tahu saja, BI kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21–22 April 2026. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand mengatakan, BI rate yang ditahan di level 4,75%…

Rupiah diprediksi tetap loyo dan tertahan di Rp 17.000-an, ini obat perkasa

Ifonti.com – JAKARTA. Prospek nilai tukar rupiah ke depan diperkirakan masih akan bergerak volatil dengan kecenderungan melemah. Perlu diketahui, rupiah masih bergerak fluktuatif dan masih tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (22/3), rupiah ditutup di level Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,22% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada Rp 17.143 per dolar AS. Ada pun demikian, jika…

Bitcoin tembus US$ 78.000, waspada ada koreksi jelang keputusan The Fed

Ifonti.com JAKARTA. Harga aset kripto melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu terakhir, didorong arus dana institusi yang deras, perbaikan sentimen global, serta dorongan teknikal. Namun, di tengah tren naik tersebut, potensi koreksi jangka pendek mulai terbuka seiring harga yang mendekati area resistance dan menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 18.05 WIB, Bitcoin naik…

Lakukan stress test, BI nilai perbankan kuat hadapi dampak perang Timur Tengah

Bank Indonesia menilai perbankan kuat hadapi dampak perang Timur Tengah berkat stress test, insentif likuiditas, dan pertumbuhan kredit yang solid.

Incar pertumbuhan pendapatan hingga 12%, begini strategi IPCC

Ifonti.com JAKARTA. Perusahaan sub-holding dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) optimistis mematok pertumbuhan pendapatan sebesar 10%–12% pada 2026. Pada 2025, IPCC berhasil membukukan pendapatan operasi sebesar Rp 929,96 miliar. Artinya, pendapatan IPCC pada 2026 diperkirakan bisa mencapai Rp 1,04 triliun. Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Manajemen Risiko Indonesia Kendaraan Terminal…

Rupiah masih tertekan, Rp 17.000 dinilai jadi keseimbangan baru

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berkutat dalam tekanan dan sedang memasuki fase keseimbangan baru, di tengah tekanan global yang masih tinggi. Perlu diketahui, rupiah masih bergerak fluktuatif dan masih tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (22/3), rupiah ditutup di level Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS) atau melemah 0,22% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada Rp 17.143 per dolar…

Prospek emiten energi grup Pertamina masih menarik, ini rekomendasi analis

Ifonti.com JAKARTA. Prospek kinerja emiten energi di bawah naungan PT Pertamina (Persero), yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Elnusa Tbk (ELSA), dinilai masih cukup menarik memasuki kuartal II-2026. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas David Kurniawan mengatakan, ketiga emiten tersebut diperkirakan tetap mencatatkan kinerja yang resilien sepanjang 2026. “PGEO didorong oleh…