
Ifonti.com , JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan awal 2026 diprediksi akan bergerak di level suppport 8.550 dan level resistance 8.725. Hari ini, Jumat (2/1/2026), saham BBCA hingga BBNI masuk radar rekomendasi analis.
Adapun, IHSG ditutup menguat di level 8.646,94 atau naik 0,03% pada perdagangan terakhir 2025, Selasa (30/12). Secara tahunan, indeks komposit tumbuh 22,13% di mana semua sektor ditutup menguat, dengan penguatan terbesar pada saham teknologi.
Tim Riset Phintraco Sekuritas mencatat, sebelumnya IHSG cenderung berada di teritori negatif karena koreksi saham BBRI dan ADRO yang memasuki ex date dividend. Selain itu, koreksinya harga emas setelah mencapai rekor tertinggi baru juga mendorong pelemahan pada saham-saham terkait. Sentimen lainnya juga datang dari rupiah di akhir 2025 yang turut ditutup menguat di level Rp16.771 per dolar AS.
: Grafik Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat, 2 Januari 2026
Sementara itu, secara teknikal indikator Stochastic RSI IHSG mengindikasikan berlanjutnya reversal menuju area pivot. Penyempitan histogram negatif MACD juga berlanjut, mengindikasikan tekanan jual mulai melambat dan adanya potensi pembalikan tren ke atas.
“IHSG juga berhasil ditutup di atas level MA5 dan MA20, sehingga diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut dan menguji level 8.680-8.725,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas, Jumat (2/1/2026).
: : Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat, 2 Januari 2025
Saat ini investor menunggu sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis hari ini. Phintraco Sekuritas menyebut, indeks S&P Global Manufacturing PMI periode bulan Desember 2025 diperkirakan akan sedikit membaik di level 53,6 dari 53,3 di November 2025.
Kemudian, neraca perdagangan bulan November 2025 diprediksi membukukan surplus sebesar US$2,7 miliar dari surplus US$2,4 miliar di Oktober 2025, serta data inflasi bulan Desember 2025 yang perkirakan melambat menjadi 2,5% YoY dari 2,72% YoY di November 2025.
: : Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini, Jumat 2 Januari 2026
Berikut adalah rekomendasi saham pilihan Phintraco Sekuritas yang bisa dicermati hari ini;
1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
- Rekomendasi: Hold/trading buy
- Entry level: Rp8.000
- Target harga: Rp8.450, Rp8.800
2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI)
- Rekomendasi: Trading buy
- Entry level: Rp4.300-Rp4.350
- Target harga: Rp4.600, Rp4.800
3. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI)
- Rekomendasi: Trading buy
- Entry level: Rp12.250
- Target harga: Rp13.000, Rp13.900
4. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR)
- Strategi: Trading buy
- Entry level: Rp3.350-Rp3.400
- Target harga: Rp3.600, Rp3.800
5. PT Astra International Tbk. (ASII)
- Strategi: Hold/trading day
- Entry: Rp6.500-Rp6.600
- Target: Rp7.000, Rp7.350
Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. – TradingView —
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.