Harga buyback emas Antam naik 18,09% hingga hari ini Jumat (6/3)
Harga buyback emas Antam naik 18,09% pada 2026, meski turun Rp32.000 ke Rp2.787.000 per gram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik 18,09% pada 2026, meski turun Rp32.000 ke Rp2.787.000 per gram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam naik 15,25% pada Kamis (5/2/2026), meski turun Rp17.000 ke Rp2.720.000. Kenaikan ini dipengaruhi pasar global.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Harga emas Antam naik signifikan dalam sepekan, 1 gram naik Rp184.000, sementara 1.000 gram naik Rp184 juta, dari 19-24 Januari 2026.
Investor besar mengurangi saham di MDKA dan BRMS, meski harga emas naik. MDKA naik 42,06% dan BRMS 7,20% di 2026. Emas diprediksi terus menguat.
Saham HRTA, ARCI, dan ANTM menguat seiring harga emas dunia cetak ATH, didorong pelemahan data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik Rp34.000 ke Rp2.405.000, mendekati rekor ATH. Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global dan ketegangan geopolitik.
Harga buyback emas Antam naik Rp25.000 menjadi Rp2.371.000 pada 5 Januari 2026, mendekati rekor ATH Rp2.464.000. Kenaikan ini dipengaruhi oleh risiko geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik 70,10% hingga 14 Desember 2025, mencapai Rp2.322.000 per gram, dipengaruhi oleh kenaikan harga emas global.