IHSG Menguat 0,6% Dalam Sepekan, Begini Saran Analis

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini dengan kinerja positif. Pada perdagangan Jumat (28/11/2025) IHSG terkoreksi 0,43% atau 37,16 poin ke level 8.508,71. Namun, dalam sepekan ini, indeks mencatat kenaikan 0,60%. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menilai pergerakan IHSG sepanjang pekan masih berada dalam tren naik yang sehat. Menurutnya, indeks banyak…

BI Bidik Transaksi Pasar Uang Naik ke Rp81 Triliun per Hari pada 2030

Bank Indonesia menargetkan transaksi pasar uang mencapai Rp81 triliun per hari pada 2030 dengan mempercepat pendalaman pasar dan digitalisasi kebijakan.

BI Gelontorkan Rp423 Triliun: Insentif Ekonomi Mulai Desember 2025

Bank Indonesia akan meningkatkan insentif makroprudensial menjadi Rp423 triliun mulai Desember 2025 untuk mendorong pertumbuhan kredit 8-12% pada 2026.

BI Injeksi Likuiditas Lagi? Bank Banjir Dana, Rupiah Stabil?

Bank Indonesia akan melonggarkan kebijakan likuiditas makroprudensial pada 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan, dengan dukungan fiskal dari Menkeu Purbaya.

Kebijakan BI 2026: Pengusaha Optimis Stabilitas Ekonomi dan Pertumbuhan

Pengusaha menyambut kebijakan moneter BI 2026 yang pro stabilitas dan pertumbuhan, mendukung investasi dan ekspansi bisnis di tengah tantangan global.

IHSG Terkoreksi! Saham Apa Saja yang Dijual Asing?

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,56% ke level 8.521,88 pada penutupan perdagangan Jumat (28/11/2025). Namun dalam sepekan IHSG masih menguat 1,12%. Sepanjang perdagangan Jumat, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 8.487 an tertinggi 8.574. Baca Juga: BBRI dan BBCA Terbesar, Cek Saham…

BMRI Buyback Saham: Kesempatan Investasi? Valuasi Bank Mandiri Terdiskon!

Ifonti.com JAKARTA. Rencana buyback saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dinilai bakal menjadi dorongan penting bagi sentimen pasar. Analis pasar modal Frederik Rasali menyebut aksi korporasi tersebut berpotensi memperkuat kepercayaan investor terhadap bank pelat merah itu. Frederik menjelaskan bahwa valuasi saham Bank Mandiri saat ini masih tergolong rendah. Dengan rasio price to book value (PBV) sebesar 1,57 kali, posisi valuasi BMRI…

IPO Raksasa: 7 Emiten Siap Guncang Bursa, SUPA Jadi Sorotan!

Sebanyak 13 calon emiten, termasuk 7 raksasa seperti Superbank, siap IPO di BEI pada 2025, dengan SUPA menargetkan dana Rp3,06 triliun.

Rahasia Danantara: Kriteria Saham & SBN Potensial Diborong Terungkap!

Danantara berencana berinvestasi di saham dan SBN dengan kriteria ketat, menghindari saham gorengan, dan fokus pada obligasi pemerintah yang likuid.