Setelah melemah sepanjang tahun, peluang rupiah bangkit tergantung pada fundamental

Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah sepanjang 2025 bergerak melemah. Memasuki 2026, rupiah diproyeksi masih bergerak defensif dengan kecenderungan datar hingga melemah, seiring terbatasnya ruang penguatan di tengah tantangan eksternal dan domestik. Untuk diketahui, sepanjang 2025 pergerakan rupiah dapat dibaca sebagai pelemahan yang gradual dan terkendali, bukan depresiasi yang bersifat tajam. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef,…

Bank of Singapore serap 2,8 miliar saham Bank Capital (BACA), masuk pakai skema repo

Bank of Singapore membeli 2,8 miliar saham Bank Capital (BACA) melalui skema repo, tanpa mengambil alih kendali, dengan harga Rp168 per saham.

Siang ini, rupiah melemah ke Rp 16.783 per dolar AS

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini. Mengutip Bloomberg Senin (29/12) pukul 12.30 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,23% ke Rp 16.783 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,02% ke posisi Rp 16.745 per dolar AS pada Jumat (26/12/2025). Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi data ekonomi AS. Baca Juga: IHSG Naik…

IHSG naik 0,87% sesi I hari ini (29/12), saham konglomerat kompak melaju

IHSG naik 0,87% pada sesi I (29/12/2025) didorong oleh penguatan saham konglomerat Indonesia seperti Bakrie, Happy Hapsoro, dan Prajogo Pangestu.

BBRI beri kado awal tahun dividen interim Rp 20,6 triliun, simak jadwalnya!

Ifonti.com JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah menetapkan cum date dividen tunai interim Tahun Buku 2025 pada Senin, 29 Desember 2025 untuk pasar reguler dan negosiasi. Cum date jadi tanggal penentu bagi investor yang berhak memperoleh dividen. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (17/12), BBRI menetapkan dividen interim tunai untuk Tahun Buku 2025 sekurang-kurangnya Rp…

IHSG naik 0,87% ke 8.612 di sesi I Senin (29/12), saham ADMR, AMMN, MDKA top gainers

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau pada perdagangan sesi pertama Senin (29/12/2025). Mengutip data RTI, IHSG naik 0,87% atau 74,562 poin ke level 8.612,474. Tercatat 444 saham menguat, 229 saham melemah, dan 134 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 23,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,4 triliun. Baca Juga: Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Bersiap Jadi Pengendali Singaraja Putra (SINI)…

PT PP (PTPP) divestasi PP infrastruktur dan CRI, target selesai di kuartal I 2026

Ifonti.com JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) bakal segera melepas PT PP Infrastruktur dan PT Celebes Railway Indonesia (CRI). Rencananya, transaksi pelepasan aset tersebut selesai pada kuartal I 2026. Direktur Strategi Korporasi dan HCM PTPP, I Gede Upeksa Negara mengatakan, proses terkini divestasi aset tersebut adalah tahap pemenuhan persyaratan pendahuluan alias condition precedent (CP) yang tertuang dalam perjanjian jual beli saham bersyarat…

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) bersiap jadi pengendali Singaraja Putra (SINI)

Ifonti.com JAKARTA. Emiten pertambangan milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengumumkan negosiasi seiring rencana pengambilalihan saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Seperti yang diketahui, SINI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia penginapan sekaligus menjadi perusahaan induk dari perusahaan anak yang bergerak di industri kayu. Mengacu keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), CUAN melalui…

Saham Darma Henwa (DEWA) melejit di atas target para analis

Ifonti.com JAKARTA. Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melejit. Hingga pukul 11.19 WIB, saham DEWA naik 20,54% menjadi Rp 675 per saham. Harga saham DEWA ini jauh lebih rendah dari target para analis yang direkomendasi oleh analis di Bloomberg. Berdasarkan data Bloomberg dari 11 analis, rata-rata merekomendasikan saham DEWA di harga Rp 661,8 per saham. Pergerakan saham DEWA ini juga berbeda dengan akumulasi yang dilakukan oleh PT CGS…

Rumor IPO Vidio pada 2026 menguat usai Superbank (SUPA) melantai

IPO Superbank pada akhir 2025 memicu spekulasi pasar atas rencana PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) membawa Vidio melantai di bursa pada 2026.