Data BI: Masyarakat pilih menabung, cenderung tahan konsumsi
Pada Februari 2026, BI melaporkan penurunan porsi belanja masyarakat ke 71,6% dan peningkatan tabungan ke 17,7%, terendah dan tertinggi sejak 2020.
Pada Februari 2026, BI melaporkan penurunan porsi belanja masyarakat ke 71,6% dan peningkatan tabungan ke 17,7%, terendah dan tertinggi sejak 2020.
Seskab Teddy, Menko Airlangga dan menteri terkait menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi jelang Ramadan.
Indeks saham berbasis ESG menunjukkan kinerja yang lesu pada 2025, dengan IDXESGL hanya naik 2,87% dan SRI-KEHATI naik 2,16%, sementara IHSG menguat 22,10%.
Pemerintah membatalkan cukai minuman berpemanis (MBDK) hingga 2026, memberi angin segar bagi saham konsumer meski tantangan daya beli tetap ada.
Emiten peritel seperti MDIY, ACES, dan ERAA memanfaatkan momentum belanja akhir tahun untuk meningkatkan penjualan dengan strategi diskon dan promosi. Meskipun daya beli masyarakat lemah, momen Natal dan Tahun Baru diharapkan mendongkrak kinerja mereka.
BI mempertahankan suku bunga 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apindo pun memberikan tanggapan.
Saham peritel seperti AMRT dan MAPI diproyeksikan naik akhir tahun berkat Santa Claus Rally, didorong belanja konsumen saat Natal dan Tahun Baru.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan fokus BI saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi, bukan redenominasi rupiah, yang memerlukan persiapan panjang.
RUU Redenominasi Rupiah masuk Prolegnas 2025-2029, BI pastikan tak ganggu ekonomi. Fokus pada stabilitas dan efisiensi, pelaksanaan bertahap.
Penjualan eceran di wilayah BI Malang tumbuh 5,48% pada September 2025, didorong oleh kenaikan penjualan kendaraan, peralatan, dan bahan bakar.