Investor Darma Henwa (DEWA) lego saham senilai Rp232,4 miliar
Andhesti Tungkas Pratama menjual 400 juta saham DEWA senilai Rp232,4 miliar pada 31 Desember 2025 untuk divestasi, mengurangi kepemilikan dari 9,35% menjadi 8,37%.
Andhesti Tungkas Pratama menjual 400 juta saham DEWA senilai Rp232,4 miliar pada 31 Desember 2025 untuk divestasi, mengurangi kepemilikan dari 9,35% menjadi 8,37%.
Chengdong Investment Corp menjual 3,71 miliar saham BUMI pada Desember 2025, menurunkan kepemilikan dari 6,99% menjadi 5,99%.
Happy Hapsoro menjual 50 juta saham BUVA senilai Rp41,95 miliar untuk realisasi keuntungan dan meningkatkan saham free float.
Freeport memastikan akan melepas 12% saham ke Indonesia untuk perpanjangan izin tambang selepas 2041.
Happy Hapsoro menjual 709,82 juta saham BUVA senilai Rp578 miliar pada 15 Oktober 2025 untuk realisasi keuntungan dan penyelarasan portofolio.
Chengdong Investment menjual 133,38 juta saham BUMI dalam 3 sesi pada Oktober 2025, mengurangi kepemilikan menjadi 9,02%. Tujuan transaksi adalah divestasi.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual saham BREN senilai Rp827,85 miliar untuk meningkatkan likuiditas pasar pada Oktober 2025.
Freeport McMoRan setuju memberi 12% saham PT Freeport Indonesia gratis ke pemerintah setelah negosiasi panjang, memperkuat kepemilikan Indonesia.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
PT Multi Artha Pratama, pengendali PANI, melepas 178,23 juta saham senilai Rp2,5 triliun untuk meningkatkan porsi publik dan likuiditas saham.