CEO Rosan akui Danantara sudah akuisisi saham GOTO, siap tambah porsi bertahap

Danantara telah mengakuisisi saham GOTO dan berencana menambah porsi secara bertahap. Langkah ini bertujuan menurunkan komisi aplikator ojol menjadi 8% sesuai instruksi Presiden Prabowo.

Danantara buka suara soal kabar akuisisi saham aplikator ojol

Danantara menanggapi isu akuisisi saham ojol, menekankan evaluasi peluang pasar dengan prinsip kehati-hatian. Kebijakan ini bertujuan menurunkan potongan biaya untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi sesuai Perpres No. 27/2026.

Saham BUMN 2026 pilihan BRI Danareksa: BMRI, JSMR hingga TLKM masuk pertimbangan

BRI Danareksa rekomendasikan saham BUMN 2026: BMRI, JSMR, TLKM, didukung reformasi tata kelola dan kepercayaan investor. Target harga: BMRI Rp5.500, JSMR Rp4.750, TLKM Rp4.000.

Danantara Siap Gelontokan Investasi, BEI Buka Peluang IPO BUMN Baru

Dengan masuknya aliran Danantara, BEI berharap lebih banyak perusahaan BUMN melantai di bursa untuk meningkatkan opsi & kontribusi investor institusi domestik.

Bos BEI Bicara Kans IPO BUMN dengan Dukungan Danantara

Direktur BEI Iman Rachman optimis BUMN bisa IPO setelah Danantara siap investasi besar di pasar modal, dorong investor institusi domestik lebih aktif.

Gerak Saham Emiten Ayam Saat Danantara Bersiap Banjiri Pasar dengan Investasi Rp20 Triliun

Pemerintah Indonesia, didukung Danantara, akan investasi Rp20 triliun untuk peternakan ayam guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis mulai 2026, memicu fluktuasi saham emiten ayam.

Target Gede! Dividen BUMN 2025: Rosan Optimis Tembus Rp140 Triliun

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menargetkan dividen BUMN 2025 mencapai Rp140 triliun. Fokus pada transparansi keuangan dan restrukturisasi BUMN.

IHSG Anjlok: Dana Jumbo Danantara Selamatkan Bursa?

Rencana injeksi likuiditas Danantara Indonesia menjadi harapan baru untuk menahan kejatuhan IHSG di tengah gejolak pasar global.

Strategi IPO BUMN: Danantara Siapkan Daftar Perusahaan Go Public

Danantara Indonesia berencana membawa BUMN dan anak usaha IPO di BEI pada 2025, dengan investasi US$10 miliar untuk mengembangkan pasar modal domestik.