Mantan pengendali DATA, Verah Wahyudi borong 70,62 juta saham TAMA
Verah yang dikenal sebagai mantan pengendali serta Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk. (DATA) itu terpantau memborong sebanyak 70,62 juta lembar saham TAMA.
Verah yang dikenal sebagai mantan pengendali serta Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk. (DATA) itu terpantau memborong sebanyak 70,62 juta lembar saham TAMA.
Mengacu pada data kepemilikan saham di atas 1% yang dirilis KSEI, selain Feisal Hamka, ada nama Fitria Yusuf dan Farid Hamka yang juga menggenggam saham CMNP.
KSEI kini mempublikasikan data pemegang saham emiten di atas 1%, meningkatkan transparansi pasar modal. Data ini mencakup investor besar seperti Lo Kheng Hong.
Edwin terpantau membeli sebanyak 1,53 juta (1.533.700) lembar saham SRTG dalam dua kali transaksi.
Glencore tercatat melepas sejumlah saham CITA dan NCKL, masing-masing sebanyak 248.400 lembar dan 53,09 juta lembar per 20 Januari 2026.
Feisal memborong 335.334.474 saham CMNP lewat PT Bank HSBC Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas, masing-masing 334.128.674 lembar dan 1.205.800 lembar.
Investor pasar modal memiliki waktu lima tahun untuk klaim saham tidak bertuan sesuai POJK 9/2025. KSEI dan OJK memfasilitasi proses dematerialisasi.
Sebanyak 2,9% dari 207,8 ribu investor saham syariah di Indonesia berasal dari Sumatra Utara per Oktober 2025.