Menimbang magnet saham migas di tengah sentimen FTSE dan lesunya harga minyak
Minat asing pada saham migas Indonesia menurun akibat pembekuan rebalancing FTSE dan harga minyak yang lesu, memicu arus keluar modal dan risiko pasar.
Minat asing pada saham migas Indonesia menurun akibat pembekuan rebalancing FTSE dan harga minyak yang lesu, memicu arus keluar modal dan risiko pasar.
Saham migas seperti MEDC dan ENRG diuntungkan oleh konflik AS-Venezuela, memicu kenaikan harga minyak. Namun, risiko volatilitas tetap ada, terutama bagi sektor downstream seperti AKRA.
Medco Energi Internasional (MEDC) menetapkan kurs dividen Rp16.698 per USD, investor terima Rp28,44 persaham. Pembagian dividen interim pada 28 November 2025.
Saham migas MEDC, ENRG, dan PGAS tetap menarik meski kinerja menurun. ENRG unggul dengan pertumbuhan laba, sementara PGAS hadapi defisit pasokan gas. Analis rekomendasikan beli MEDC dan ENRG.