IHSG Berpotensi Bergerak Sideways pada Jumat (12/9). Cek Rekomendasi Saham Berikut

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 48,89 poin atau 0,64% ke 7.747,90 pada akhir perdagangan Kamis (11/9/2025) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi melihat, pada Kamis (11/9/2015) IHSG menguat sejak pagi setelah komentar dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dukungan fiskal. Menkeu Purbaya juga menyampaikan akan memberikan stimulus senilai…

SR023 Laris Manis: Investasi Sukuk Ritel, Modal Mulai 1 Juta!

Ifonti.com Jakarta. Banyak investor yang meminati tawaran investasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Sukuk Ritel Seri SR023. Dana investor lebih dari Rp 12 triliun sudah masuk dalam keranjang investasi SR023. Untuk Anda yang ingin SR023, berikut cara investasi sukuk ritel dengan modal minimal hanya Rp 1 juta. Penawaran Sukuk Ritel SR023 telah berlangsung sejak Jumat (22/8/2025) dan masih dibuka hingga 15 September 2025. Sampai saat ini…

BBCA Buyback? Harga Saham di Bawah 8000, Peluang Investasi?

Ifonti.com JAKARTA. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (11/9/2025). Saham bank milik Grup Djarum ini naik 0,64% ke level Rp 7.850 per saham, setelah sempat menyentuh Rp 7.950 per saham dari level pembukaan di Rp 7.900. Meski begitu, pergerakan saham BBCA masih tertekan. Dalam sepekan terakhir, data Stockbit menunjukkan, saham ini terkoreksi 1,88% dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp 3,90…

Harga Saham BCA Bakal Naik? Ini Strategi Jitu Tanpa Buyback!

Ifonti.com JAKARTA. Tekanan pada harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) belum usai. Namun, hal tersebut nyatanya belum membuat manajemen untuk mengambil langkah pembelian harga saham atau buyback. Seperti diketahui, harga saham BCA hingga akhir perdagangan Kamis (11/9) berada di level Rp 7.850 per saham. Ini juga mendekati harga BBCA ketika stock split di 2021 yaitu Rp 7.350 per saham. Memang, dua hari terakhir ini BBCA terpantau…

Dana Segar Rp200T untuk Bank BUMN: Saham Langsung Meroket!

Ifonti.com JAKARTA. Kementerian Keuangan berencana menyalurkan Rp 200 triliun dari Rp 425 triliun uang negara yang mengendap di Bank Indonesia (BI) ke dalam sistem perbankan nasional dalam bentuk rekening pemerintah. Dana tersebut berasal dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA). Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI Rabu (10/9/2025), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa endapan dana…

BI Dituding Jadi Biang Kerok Ekonomi Lambat, Ini Kata Purbaya!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik Kemenkeu dan BI atas perlambatan ekonomi akibat dana pemerintah yang mengendap di bank sentral, mencapai Rp800 triliun.