Kompak borong saham ASII, empat direksi Astra rogoh kocek Rp21,44 miliar
Empat direksi Astra International membeli saham ASII senilai Rp21,44 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan otomotif tersebut.
Empat direksi Astra International membeli saham ASII senilai Rp21,44 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan otomotif tersebut.
Astra International (ASII) akan melakukan buyback saham senilai Rp2 triliun untuk meningkatkan nilai pemegang saham, menggunakan dana internal tanpa dampak negatif pada kinerja keuangan. Aksi ini berlangsung 19 Januari-25 Februari 2026.
Saham Astra (ASII) diprediksi tembus level Rp8.100 usai melesat sepanjang tahun ini, didukung oleh free cash flow yang kuat dan prospek otomotif yang positif.
Saham otomotif seperti ASII dan IMAS tetap menguat meski penjualan mobil turun 11,3% yoy hingga Q3 2025. Kebijakan moneter longgar BI mendukung tren ini.
BlackRock dan Vanguard mengambil langkah berbeda di saham Astra (ASII) menjelang dividen interim. Vanguard menambah saham, sementara BlackRock mengurangi.
Saham otomotif seperti ASII dan IMAS menguat berkat penurunan BI Rate dan GIIAS 2025. Kebijakan moneter longgar dan penjualan mobil meningkat jadi katalis.
Saham Astra (ASII) melonjak nyaris 10% seiring pengumuman rencana strategis 2026, termasuk langkah akuisisi dan divestasi aset untuk memperkuat kinerja.