IHSG sesi I terkoreksi tipis 0,16%, saham konglomerat kompak loyo
IHSG sesi I terkoreksi 0,16% ke 8.261,15, saham konglomerat melemah. Bank Indonesia tahan suku bunga, RI-AS teken kesepakatan US$38,4 miliar.
IHSG sesi I terkoreksi 0,16% ke 8.261,15, saham konglomerat melemah. Bank Indonesia tahan suku bunga, RI-AS teken kesepakatan US$38,4 miliar.
IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.
IHSG ditutup turun 0,02% pada 14/11/2025. Saham Grup Bakrie memimpin kenaikan mingguan dengan lonjakan 12,46%, diikuti oleh konglomerasi Happy Hapsoro.
Saham konglomerat besar seperti Haji Isam, Hapsoro, dan Prajogo mengalami penurunan signifikan saat IHSG melemah ke level 7.985,3 pada 15 Oktober 2025.
BEI membuka kembali perdagangan saham DCII dan MFIN mulai 6 Agustus 2025 setelah suspensi terkait kenaikan harga signifikan dan penelaahan informasi.