Bos BI ungkap Rupiah Tertekan Beberapa Hari Terakhir, Ini Pemicunya
Rupiah tertekan beberapa hari terakhir September 2025 akibat faktor global dan domestik, meski secara umum menguat 0,30% dibandingkan Agustus 2025.
Rupiah tertekan beberapa hari terakhir September 2025 akibat faktor global dan domestik, meski secara umum menguat 0,30% dibandingkan Agustus 2025.
The Fed baru saja memangkas suku bunga pada Rabu (17/9). #bisnisupdate #update #bisnis #text
Gubernur BI menyebut pelemahan rupiah terhadap dolar AS saat ini karena adanya tekanan global maupun domestik. #bisnisupdate #update #bisnis #text
BSS Parking berencana IPO dan membuka cabang baru di Surabaya untuk memperkuat bisnis dan memenuhi kebutuhan layanan parkir modern di Jawa Timur.
Ifonti.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/9) siang. Mengutip Bloomberg Senin (22/9/2025) pukul 12.00 WIB, rupiah melemah ke Rp 16.605 per dolar AS. Ini membuat rupiah melemah 0,02% dibanding penutupan Jumat (19/9/2025) di level Rp 16.601 per dolar AS. Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, penyebab utama melemahnya rupiah adalah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa…
Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin melemah di akhir perdagangan sesi pertama hari ini. Senin (22/9/2025) pukul 12.00 WIB, IHSG anjlok 28,713 poin atau 0,36% ke 8.022,405. Pelemahan IHSG ini hanya disokong minoritas indeks sektoral. Sektor dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Keuangan yang turun 0,57% di sesi pertama. Disusul, IDX Sektor Kesehatan yang terlihat melemah 0,32%. Sementara itu, IDX Sektor…
Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih melemah di perdagangan tengah hari ini. Senin (22/9/2025), rupiah berada di level Rp 16.608 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah tipis 0,04% dibanding penutupan Jumat (19/9) yang berada di level Rp 16.601 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini sudah menciut ketimbang saat pembukaan di pagi ini yang capai Rp 16.632 per dolar AS. Hingga pukul 11.48 WIB, mata uang di…
Auto2000 misalnya menganggap penurunan suku bunga Bank Indonesia diharapkan membantu meningkatkan dan stimulus pasar otomotif.
FTSE Russell memasukkan saham DSSA, ULTJ, dan CNMA ke indeks baru, namun performa saham ini lesu meski sebelumnya sempat menguat. IHSG diprediksi bervariasi.
Ifonti.com JAKARTA. Mayoritas saham big banks cenderung bergerak melemah pada perdagangan Senin (22/9/2025). Tiga saham big banks terlihat melemah hingga pukul 11.00 WIB, dengan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang stabil di level Rp 4.380 per saham. Sebenarnya, di awal perdagangan hari ini, BMRI berhasil menguat ke Rp 4.410 per saham walau secara bertahap kembali ke posisi Rp 4.380 per saha. Sementara itu, tiga saham big banks lainnya, PT…