Saham Konglomerat BREN, CUAN & RAJA Melonjak, IHSG Sesi I Naik 1,43% ke 6.217

Sejumlah saham konglomerat Indonesia seperti BREN, RAJA, dan EMAS memimpin penguatan IHSG sesi I dengan kenaikan signifikan.

Makin loyo, rupiah spot melemah 0,21% ke Rp 17.884 per dolar AS Jumat (29/5) siang

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah spot terus melemah pada perdagangan Jumat (29/5/2026) siang. Pukul 11.44 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.884 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,21% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.846 per dolar AS. Lagi-lagi, rupiah menyentuh level terlemahnya sepanjang masa. Di Asia, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,65%, disusul rupiah yang melemah…

MPMX Tebar Dividen Rp451,89 Miliar, Setara 97,83 Persen dari Laba 2025

Jakarta, IDN Times – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) akan membagikan dividen tunai dengan total nilai Rp451,89 miliar atau setara Rp170 per saham. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Selasa (26/5/2026). Nilai dividen tersebut setara dengan 97,83 persen dari laba bersih …

IHSG menguat 1,43% ke 6.217 di sesi I Jumat (29/5), CUAN, BRPT, AMMN top gainers LQ45

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 87,68 poin atau 1,43% ke 6.217,87 pada akhir perdagangan saham sesi I hari ini, Jumat (29/5/2026). Sebanyak 319 saham naik, 333 saham turun dan 161 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 4,69%, sektor…

BNBR rights issue Rp4,76 triliun di harga Rp53, Bakrie siap serap sisa saham

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan melakukan rights issue senilai Rp4,76 triliun dengan harga Rp53 per saham. Bakrie Capital Indonesia siap menyerap sisa saham.

Rupiah diproyeksikan masih tertekan di kisaran Rp17.700-Rp18.000 per dolar AS

Ifonti.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan dan melemah ke level Rp17.846 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring tingginya permintaan valuta asing dan sentimen global yang belum kondusif. Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih akan bergerak terbatas dalam tekanan pada jangka pendek. “Untuk jangka pendek rupiah diperkirakan masih akan tertekan dan berada dalam rentang…