Risalah FOMC The Fed: Ketidakpastian geopolitik geser arah kebijakan moneter AS
Risalah FOMC The Fed menunjukkan ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik Timur Tengah, mempengaruhi kebijakan moneter AS dengan risiko inflasi dan ekonomi.
Risalah FOMC The Fed menunjukkan ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik Timur Tengah, mempengaruhi kebijakan moneter AS dengan risiko inflasi dan ekonomi.
Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan ekspektasi inflasi terkendali meski ada konflik geopolitik. The Fed masih wait and see sambil memantau risiko ekonomi.
Menkeu AS Scott Bessent mempertimbangkan peninjauan ulang target inflasi The Fed 2% setelah inflasi terkendali, dengan opsi rentang target 1,5%-2,5%.
The Fed diperkirakan memangkas suku bunga untuk mendukung pasar tenaga kerja yang melemah, meski inflasi masih menjadi kekhawatiran utama.
Presiden Fed New York, John Williams, sinyalkan pemangkasan suku bunga seiring waktu, fokus pada keseimbangan inflasi dan ketenagakerjaan.
Ketua The Fed, Jerome Powell, sinyalkan pemangkasan suku bunga pada September 2025 karena risiko pasar tenaga kerja, meski inflasi tetap jadi perhatian.