Menilik prospek emiten properti di tengah tekanan rupiah dan suku bunga
Ifonti.com JAKARTA. Kinerja emiten properti diproyeksikan lesu di tengah pelemahan rupiah dan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang diproyeksikan naik pada Mei ini. Pada Selasa (19/5/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.706 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini melemah 0,21% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.668 per dolar AS. Lagi-lagi, ini adalah posisi penutupan terburuk rupiah sepanjang masa. Ketidakberdayaan rupiah ini…