IHSG sepekan ATH ke 9.075 didorong aksi beli asing hingga nilai transaksi
IHSG mencapai rekor tertinggi 9.075, didorong aksi beli asing dan lonjakan nilai transaksi, meski volume perdagangan harian menurun.
IHSG mencapai rekor tertinggi 9.075, didorong aksi beli asing dan lonjakan nilai transaksi, meski volume perdagangan harian menurun.
Sepanjang 2025, IHSG mencetak 23 rekor tertinggi baru, mencapai puncaknya di level 8.710,69 pada Desember, didorong oleh katalis domestik dan global.
IHSG naik 0,6% pekan ini dengan investor Ifonti.com buy Rp5 triliun, meski Ifonti.com sell Rp53,6 triliun sepanjang 2025. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,74%.
Saham batu bara BUMI, AADI, HRUM menguat saat IHSG capai ATH 8.085. Produksi batu bara 2025 diproyeksi turun 11,5% akibat pasar global tak menentu.
JP Morgan memprediksi saham lapis utama akan rebound pada 2026, sementara saham konglomerat naik karena masuk indeks internasional. Pertumbuhan laba diperkirakan pulih 5%-10% tahun depan, didorong belanja pemerintah.