Wall Street ditutup variatif merespons sinyal prospek kebijakan The Fed
Wall Street ditutup variatif; Dow naik, Nasdaq turun. The Fed sinyalkan kebijakan longgar, sektor material dan keuangan menguat, Oracle anjlok.
Wall Street ditutup variatif; Dow naik, Nasdaq turun. The Fed sinyalkan kebijakan longgar, sektor material dan keuangan menguat, Oracle anjlok.
The Fed memangkas suku bunga 0,25% ke level 3,50%-3,75% pada Desember 2025. Keputusan ini menuai perbedaan pandangan di internal dan kritik dari Donald Trump.
Wall Street menguat setelah The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin, dengan mayoritas sektor S&P 500 naik. Proyeksi PDB AS 2026 naik jadi 2,3%.
The Fed pangkas suku bunga jadi 3,50%-3,75% pada Desember 2025, langkah ketiga berturut-turut pada tahun ini.
The Fed menghadapi transisi kepemimpinan dan tekanan politik pada 2026, dengan pergantian ketua dan tantangan independensi di tengah proses nominasi ketat.
Harga emas turun 0,2% jelang rapat The Fed, dengan pasar menanti sinyal suku bunga. Emas diprediksi bisa mencapai US$5.000 per troy ounce di 2026.
Harga emas dunia naik akibat spekulasi Trump menunjuk Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell. Ketegangan geopolitik turut mempengaruhi.
Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, menjadi kandidat kuat pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Trump ingin sosok yang dekat dengannya dan mendukung pemangkasan suku bunga.
Harga emas naik 0,2% di tengah ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed. Pelaku pasar menanti data ekonomi AS untuk petunjuk lebih lanjut.
The Fed mempertahankan suku bunga stabil hingga akhir 2025, meski ada perbedaan pandangan soal pemangkasan Desember 2025. Inflasi dan pasar keuangan jadi fokus.