Harga buyback emas Antam naik 18,09% hingga hari ini Jumat (6/3)
Harga buyback emas Antam naik 18,09% pada 2026, meski turun Rp32.000 ke Rp2.787.000 per gram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik 18,09% pada 2026, meski turun Rp32.000 ke Rp2.787.000 per gram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam telah naik 19,44% ytd 2026 menjadi Rp2.819.000 per gram pada 5 Maret 2026, meski masih di bawah rekor tertinggi Januari.
Harga buyback emas Antam naik Rp50.000 ke Rp2.914.000 pada 2 Maret 2026, mendekati rekor ATH Januari. Kenaikan ini dipicu ketegangan geopolitik dan tren global.
Harga buyback emas Antam naik 18,34% hingga 22 Februari 2026, mencapai Rp2.793.000 per gram, dipengaruhi harga emas global dan risiko geopolitik.
MDKA dan BRMS ekspansi produksi emas, namun saham MDKA naik 0,94% sementara BRMS hanya 0,93%. BRMS fokus pada tambang bawah tanah di Palu, MDKA percepat proyek Pani.
Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.741.000 per gram pada Kamis (12/2/2026), melanjutkan tren sideways sejak awal Februari. Harga emas global terkoreksi.
Harga buyback emas Antam naik 16,14% hingga 11 Februari 2026, meski harga tetap sideways. Buyback emas mengikuti harga pasar global dan dikenakan PPh 22.
Harga buyback emas Antam naik 15,25% pada Kamis (5/2/2026), meski turun Rp17.000 ke Rp2.720.000. Kenaikan ini dipengaruhi pasar global.
Saham emiten emas seperti BRMS, HRTA, dan AMMN anjlok akibat harga emas global turun tajam ke US$4.586 per troy ounce, dipicu penguatan dolar AS dan penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Harga emas Antam di Pegadaian, 29 Januari 2026, naik jadi Rp3,30 juta/gram. Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global dan fluktuasi rupiah.