BEI sebut 8 perusahaan masuk antrean IPO, 5 aset skala besar
Delapan perusahaan antre IPO di BEI, lima di antaranya aset besar, dari sektor seperti basic materials, finansial, dan energi. Hingga kini, belum ada IPO baru.
Delapan perusahaan antre IPO di BEI, lima di antaranya aset besar, dari sektor seperti basic materials, finansial, dan energi. Hingga kini, belum ada IPO baru.
Moody’s menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif, mempengaruhi minat IPO. Meski demikian, Mandiri Sekuritas tetap optimis dan memproses IPO di semester II/2025.
BEI mencatat 10 perusahaan dalam pipeline IPO, dengan 2 di antaranya berpotensi menjadi IPO lighthouse tahun ini. OJK memproses pendaftaran IPO senilai Rp5,3 triliun.
Minat IPO meningkat pasca tensi politik mendingin dan penurunan suku bunga BI, meski tantangan ekonomi dan regulasi ketat tetap ada.
BEI mencatat delapan perusahaan siap IPO di BEI ikuti CDIA hingga COIN, minat investor terhadap IPO tetap tinggi.
BEI dan OJK menargetkan 1.200 perusahaan tercatat di Bursa pada 2029, dengan fokus pada kualitas dan kuantitas. Danantara mendukung dengan strategi IPO BUMN.
Tujuh perusahaan dari beragam sektor siap IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengikuti jejak COIN dan CDIA pada tahun ini. Lantas, bagaimana minat investor?
BEI mencatat 7 perusahaan dalam antrean IPO, dengan 3 berskala besar dan 4 menengah. Sektor meliputi bahan dasar, industri, keuangan, teknologi, dan transportasi.