Bank Mandiri (BMRI) berencana buyback saham maksimal Rp1,17 triliun, catat jadwalnya
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun untuk memperkuat nilai jangka panjang. Jadwal buyback: 30 April 2026-29 April 2027.
Bank Mandiri (BMRI) akan buyback saham hingga Rp1,17 triliun untuk memperkuat nilai jangka panjang. Jadwal buyback: 30 April 2026-29 April 2027.
Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026, mencerminkan kinerja solid dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham atau setara Rp9,3 triliun, dengan masa cum dividen di pasar reguler jatuh pada 5 Januari 2026.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham untuk tahun buku 2025.
Lo Kheng Hong berencana mempercantik portofolio sahamnya pada 2026, fokus pada saham perbankan dan sektor pertambangan, didorong penurunan suku bunga.
Saham bank Himbara naik setelah 84% dana injeksi pemerintah Rp200 triliun terealisasi, menurunkan CoF dan mendorong pertumbuhan kredit hingga 10% YoY akhir 2025.
Prospek yield dividen BUMN meningkat, Danantara Indonesia targetkan penerimaan Rp140 triliun pada 2025, didukung valuasi saham murah dan sektor perbankan.
Bank besar di Indonesia diprediksi tetap membagikan dividen tinggi pada 2025 meski di tengah tantangan kinerja.