IHSG sepekan ambles 6,94%, kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
IHSG melemah 6,94% dalam sepekan hingga 30 Januari 2026, dengan kapitalisasi pasar menguap Rp1.198 triliun akibat sentimen MSCI dan volatilitas tinggi.
IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, BEI melakukan evaluasi pasar. Isu reshuffle Kabinet Prabowo semakin kuat, saat Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI.
BEI bersama SRO dan OJK berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan MSCI untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global.
MSCI menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia karena kekhawatiran kepemilikan terkonsentrasi. Jika tak ada perbaikan, status pasar bisa diturunkan.
MSCI akan memperketat aturan pemilihan saham, memicu volatilitas jangka pendek di pasar modal Indonesia, terutama bagi saham baru dan berkapitalisasi besar.
Wacana menaikkan batas minimal free float saham IPO menjadi 10% dinilai sulit, karena banyak emiten belum memenuhi aturan 7,5%. Fokus perbaikan diperlukan.
BEI dan OJK mengkaji peningkatan free float saham dari 7,5% menjadi 10% untuk memperdalam pasar. Kenaikan ini butuh dana Rp21 triliun, sementara 15% butuh Rp203 triliun.
PT Caraka Reksa Optima, perusahaan terafiliasi pengusaha Haji Robert, tercatat melepas 2,23 juta saham Petrosea (PTRO) pada 25 November 2025.
Happy Hapsoro menjual 50 juta saham BUVA senilai Rp41,95 miliar untuk realisasi keuntungan dan meningkatkan saham free float.
Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menaikkan minimum free float saham menjadi 10% untuk meningkatkan likuiditas pasar.