Jelang ex dividen, saham BBRI naik tipis 0,27% pada sesi I
Saham BBRI naik 0,27% jelang ex dividen, dengan dividen interim Rp137/saham dibayar 15 Jan 2026, mencerminkan kinerja solid dan komitmen BRI.
Saham BBRI naik 0,27% jelang ex dividen, dengan dividen interim Rp137/saham dibayar 15 Jan 2026, mencerminkan kinerja solid dan komitmen BRI.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC), anak usaha Pelindo, membagikan dividen interim Rp47,57 miliar atau Rp26,16 per saham, dengan pembayaran pada 7 Januari 2026.
Sejumlah emiten keuangan seperti BBCA, BFIN, dan BTPS mengumumkan pembagian dividen interim akhir tahun 2025.
BCA akan membagikan dividen interim Rp55 per saham pada 2025 dengan cum dividen di pasar reguler pada 2 Desember dan pembayaran pada 22 Desember 2025.
Erwin Ciputra, Direktur Utama Chandra Asri Pacific (TPIA), membeli 200.000 saham TPIA senilai Rp1,44 miliar untuk investasi langsung.
Akhir tahun 2025, 31 emiten konglomerasi, termasuk Adaro dan Medco, akan membagikan dividen interim senilai Rp11,42 triliun. Ini sinyal positif bagi investor meski prospek 2026 belum jelas.
PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) akan membagikan dividen interim senilai Rp103,20 miliar pada 16 Desember 2025, berasal dari laba kuartal III/2025.
Lima emiten, termasuk AADI, SCMA, dan EMTK, menjadwalkan cum dividen pada 17-20 November 2025. Pastikan beli saham sebelum cum date untuk dapat dividen.