Deretan saham diskon di tengah pelemahan IHSG, ada AKRA sampai BMRI
IHSG turun 15,14% YtD, membuka peluang saham diskon seperti UNVR, AKRA, dan BMRI. Saham-saham ini memiliki PE rendah, menjadikannya menarik bagi investor.
IHSG turun 15,14% YtD, membuka peluang saham diskon seperti UNVR, AKRA, dan BMRI. Saham-saham ini memiliki PE rendah, menjadikannya menarik bagi investor.
IHSG menguat meski laba emiten turun 4,2% YoY. Saham perbankan dan konsumer dinilai undervalue, berpotensi naik di tengah stabilitas ekonomi kuartal IV/2025.
IDX High Dividend 20 melemah 5,1% ytd, namun valuasi saham murah berpotensi menguat seiring sentimen penurunan suku bunga BI dan tebaran dividen interim.
Sejumlah saham royal dividen tercatat masih memiliki valuasi murah, atau Mercy harga Bajaj.
Saham lapis dua seperti ANTM, PGEO, dan SSIA menjadi penopang IDX SMC Liquid berkat hilirisasi dan transisi energi. Potensi penguatan masih ada meski volatilitas tinggi.
Saham lapis kedua IDX SMC Liquid menguat 0,24% ke 317,84 pada 5/8/2025. Saham PGAS, INKP, MEDC, dan lainnya dinilai murah dengan PER di bawah 10 dan PBV di bawah 1.