Arah nilai tukar rupiah setelah Bank Indonesia tahan BI-Rate dalam RDG perdana 2026

Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah. Meski menguat, rupiah diprediksi melemah hingga Rp17.000 per dolar AS pada akhir 2026.

Membaca arah kebijakan BI kala rupiah makin melemah

Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Jelang pengumuman BI rate, rupiah dibuka loyo ke level Rp16.957 per dolar AS

Rupiah melemah ke Rp16.957 per dolar AS jelang pengumuman BI Rate. Ekonom prediksi BI tahan suku bunga di 4,75% untuk stabilkan nilai tukar dan inflasi.

HSBC ramal BI pangkas suku bunga 3 kali pada 2026

HSBC memprediksi Bank Indonesia akan memangkas suku bunga tiga kali pada 2026 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan total penurunan 75 bps.

Menkeu Bessent tekan The Fed pangkas suku bunga demi pertumbuhan ekonomi

Menkeu AS Scott Bessent dorong The Fed pangkas suku bunga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meski risiko inflasi meningkat.

Injeksi Rp200 triliun kurang ‘nendang’, Purbaya akui sempat ada ganjalan dengan BI

Menteri Keuangan Purbaya mengakui injeksi Rp200 triliun ke perbankan belum optimal karena ketidaksinkronan dengan BI, tetapi kini menurutnya koordinasi membaik.

BI Hapus JIBOR, Indonia Jadi Patokan Utama Pasar Uang

Bank Indonesia akan mengganti JIBOR dengan Indonia mulai 1 Januari 2026 untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pasar uang, sejalan dengan standar global.

Alasan BI tetap pede target pertumbuhan kredit minimal 8% tercapai

Bank Indonesia optimistis pertumbuhan kredit 2025 dapat mencapai target minimal 8%, didukung kinerja kredit investasi dan koordinasi kebijakan

BI tahan suku bunga di 4,75%, momentum bullish IHSG melandai

Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.

Pemangkasan Suku Bunga Dorong Optimisme The Fed Hadapi 2026

The Fed memangkas suku bunga untuk menghadapi 2026, menyeimbangkan risiko inflasi dan pasar tenaga kerja, dengan target pertumbuhan ekonomi 2,25% pada 2026.