Pemangkasan Suku Bunga Dorong Optimisme The Fed Hadapi 2026
The Fed memangkas suku bunga untuk menghadapi 2026, menyeimbangkan risiko inflasi dan pasar tenaga kerja, dengan target pertumbuhan ekonomi 2,25% pada 2026.
The Fed memangkas suku bunga untuk menghadapi 2026, menyeimbangkan risiko inflasi dan pasar tenaga kerja, dengan target pertumbuhan ekonomi 2,25% pada 2026.
The Fed pangkas suku bunga jadi 3,50%-3,75% pada Desember 2025, langkah ketiga berturut-turut pada tahun ini.
Bank Indonesia (BI) akan menurunkan suku bunga, memperkuat kebijakan makroprudensial, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, dan mendalami pasar uang pada 2026.
Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, menjadi kandidat kuat pengganti Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Trump ingin sosok yang dekat dengannya dan mendukung pemangkasan suku bunga.
Ekonom menilai penurunan BI Rate masih mungkin pada Desember 2025, meski ruang pelonggaran terbatas.
BI mempertahankan suku bunga 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apindo pun memberikan tanggapan.
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah, ekonom memberikan pandangan soal pemangkasan bunga ke depan.
Lelang perdana BI-FRN menarik penawaran Rp2,82 triliun, namun BI hanya menyerap Rp767 miliar. Ini mencerminkan minat tinggi dan selektivitas BI dalam harga.
Bank Indonesia akan menerbitkan BI-FRN, surat berharga suku bunga mengambang, pada 17 November 2025.
Bank Indonesia membeli SBN hampir Rp270 triliun sejak Januari 2025 untuk menjaga stabilitas ekonomi