Saham Mandiri (BMRI) masuki masa cum dividen hari ini, Senin (5/1/2026)
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham atau setara Rp9,3 triliun, dengan masa cum dividen di pasar reguler jatuh pada 5 Januari 2026.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham atau setara Rp9,3 triliun, dengan masa cum dividen di pasar reguler jatuh pada 5 Januari 2026.
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
Saham BBRI naik 0,27% jelang ex dividen, dengan dividen interim Rp137/saham dibayar 15 Jan 2026, mencerminkan kinerja solid dan komitmen BRI.
Konglomerat Garibaldi Thohir, Edwin Soeryadjaja, hingga Arini Saraswaty bakal menerima guyuran dividen interim dari PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO).
PT Soho Global Health Tbk. (SOHO) akan membagikan dividen interim Rp420,09 miliar dari laba kuartal III/2025, cair 22 Januari 2026.
Danantara Asset Management akan menerima dividen interim Rp15,89 triliun dari BRI dan Bank Mandiri pada Januari 2026, sebagai pemegang saham pengendali.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
Emiten batu bara seperti BSSR, ADRO, dan AADI membagikan dividen besar kepada pemegang saham, didorong oleh kenaikan laba dan aksi korporasi strategis.
Bank Mandiri (BMRI) membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham untuk tahun buku 2025.
Emiten batu bara Baramulti Suksessarana (BSSR) kembali menebar dividen interim sebesar US$20 juta ke pemegang sahamnya.