Intip data terbaru kepemilikan Grup Salim di saham BUMI
Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.
Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.
Liliawati Rahardjo, Komisaris SMRA, menambah kepemilikan saham menjadi 5,47% dengan membeli 13,06 juta lembar. Pendapatan SMRA turun 14,87% YoY, laba bersih turun 41,39%.
PT Morris Capital Indonesia (MCI) membeli 2 juta saham PIPA, meningkatkan kepemilikan menjadi 49,92% untuk memperkuat posisi sebagai pemegang saham pengendali.
Kasikornbank (KBank) kini menguasai 89,48% saham Bank Maspion, memperkuat posisinya di Asia Tenggara dengan fokus pada layanan korporat dan komersial.
Jeff Bezos menjual saham Amazon hingga sisa 9%, namun kekayaannya tetap Rp3.900 triliun, menjadikannya orang terkaya keempat di dunia.
Di tengah rencana JSI Sinergi Mas menjadi pemegang saham pengendali LAPD, investor publik menambah kepemilikannya.
Freeport McMoRan setuju memberi 12% saham PT Freeport Indonesia gratis ke pemerintah setelah negosiasi panjang, memperkuat kepemilikan Indonesia.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
Rajawali Corpora restrukturisasi saham ARCI senilai Rp2,37 triliun melalui transaksi crossing pada 19/9/2025, tanpa mengubah total kepemilikan.
PT Matra Tri Abadi (MTA) mengajukan tender wajib Rp32 per saham untuk mengendalikan PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) setelah akuisisi saham dari MDI dan HRI.