BI lapor uang beredar tumbuh 10%, capai Rp10.117,8 triliun pada Januari 2026

Bank Indonesia melaporkan uang beredar M2 tumbuh 10% YoY, mencapai Rp10.133,1 triliun pada Januari 2026, didorong oleh peningkatan M1 dan penyaluran kredit.

Banjir insentif dari BI, lemahnya permintaan ganjal ekspansi kredit 2026

Bank Indonesia (BI) terus memberikan insentif likuiditas untuk mendorong pertumbuhan kredit pada 2026.

Superbank (SUPA) salurkan kredit dari dana IPO Rp1,29 triliun

PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) menyalurkan Rp1,29 triliun dari dana IPO untuk kredit hingga akhir 2025, menyisakan Rp1,44 triliun untuk belanja modal.

Beda versi Purbaya vs BI soal kredit bank masih lesu darah

Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia stagnan di 7% meski ada dana pemerintah di BI. Purbaya menyalahkan bank yang cari aman, bukan lemahnya permintaan.

Transmisi pelonggaran BI ke kredit masih tertahan, KB Bank dan Neobank ungkap faktor permintaan dan risiko

Transmisi pelonggaran BI ke kredit tertahan karena lemahnya permintaan dan risiko tinggi. Bank tetap hati-hati, meski BI sudah menurunkan suku bunga.

BI Injeksi Likuiditas Lagi? Bank Banjir Dana, Rupiah Stabil?

Bank Indonesia akan melonggarkan kebijakan likuiditas makroprudensial pada 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan, dengan dukungan fiskal dari Menkeu Purbaya.

BI Sebut Kredit Padat Karya Minim, Duit Rp200 Triliun Purbaya Diserap Siapa?

Bank Indonesia mengungkapkan kredit industri padat karya masih rendah, meski likuiditas perbankan berlebih. BI dan pemerintah berupaya mendorong penyaluran kredit ke sektor riil dengan insentif dan program ekonomi.

Ada Insentif Baru BI untuk Tingkatkan Likuiditas, BSI, BTN, BCA, dan Citi Indonesia Kompak Sambut

Bank Indonesia akan menerapkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) baru mulai 1 Desember 2025 untuk meningkatkan likuiditas bank.

BI: Uang Beredar di RI Tembus Rp9.771,3 Triliun per September 2025

Bank Indonesia melaporkan uang beredar di Indonesia mencapai Rp9.771,3 triliun pada September 2025, tumbuh 8% YoY, didorong oleh peningkatan M1 dan uang kuasi.