IHSG sesi I terkoreksi tipis, saham emiten Prajogo kompak loyo
IHSG sesi I melemah 0,001% ke 8.884,62. Saham Prajogo Pangestu dan Grup MNC loyo, sementara saham Anthoni Salim dan Boy Thohir menguat.
IHSG sesi I melemah 0,001% ke 8.884,62. Saham Prajogo Pangestu dan Grup MNC loyo, sementara saham Anthoni Salim dan Boy Thohir menguat.
IHSG naik 0,87% pada sesi I (29/12/2025) didorong oleh penguatan saham konglomerat Indonesia seperti Bakrie, Happy Hapsoro, dan Prajogo Pangestu.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,61% ke 551,46 pada 5/11/2025, dipimpin saham BBCA, KLBF, dan MAPI. IHSG naik 0,93% ke 8.318,53 dengan transaksi Rp18,48 triliun.
Saham konglomerat seperti Prajogo, Hashim, hingga Grup Lippo jatuh, IHSG turun 2,57% ke 7.915,65
Saham konglomerat seperti DSSA dan DCII mencatat lonjakan multibagger tahun ini yang didukung transformasi bisnis dan tren global.
Saham Prajogo Pangestu dorong IHSG ke rekor tertinggi 8.257,85 poin berkat aksi korporasi, dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. melonjak 51,88%.