Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed Dorong Reli Bursa Asia
Bursa Asia menguat setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, memberi sinyal pemangkasan suku bunga AS.
Bursa Asia menguat setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, memberi sinyal pemangkasan suku bunga AS.
Ketua The Fed, Jerome Powell, sinyalkan pemangkasan suku bunga pada September 2025 karena risiko pasar tenaga kerja, meski inflasi tetap jadi perhatian.
PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) memperkuat strategi penghimpunan dana melalui produk tabungan digital yaitu Saku Jaga.
Gubernur The Fed Lisa Cook menolak mundur meski ditekan Trump terkait dugaan skandal KPR. Cook berkomitmen menjawab tuduhan dan mengumpulkan bukti akurat.
Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan menjadi 5% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan dampak yang diharapkan terasa dalam 4 bulan.
Bank Indonesia menurunkan BI Rate 25 bps ke 5% untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Inflasi terkendali, rupiah stabil, dan ada ruang penurunan lebih lanjut.
Perbanas menyebutkan alasan mengapa pertumbuhan kredit belum optimal meski BI Rate telah dipangkas hingga ke level 5%.
Bank Indonesia telah memangkas BI Rate 75 bps sejak awal 2025, kini di 5%, menandai pelonggaran moneter. Keputusan ini di luar ekspektasi pasar.
Bank Indonesia menurunkan BI Rate menjadi 5% pada Agustus 2025 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas rupiah, meski di luar ekspektasi pasar.
Wall Street menanti sinyal The Fed di Jackson Hole terkait suku bunga. Investor khawatir Powell akan meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga.