IPO 2026: BEI estimasi 50 emiten pada RNTH capai Rp15 triliun
BEI targetkan 50 emiten baru IPO pada 2026, dengan RNTH capai Rp15 triliun, guna dorong pasar modal Indonesia masuk top 10 dunia pada 2030.
BEI targetkan 50 emiten baru IPO pada 2026, dengan RNTH capai Rp15 triliun, guna dorong pasar modal Indonesia masuk top 10 dunia pada 2030.
Investor pasar modal memiliki waktu lima tahun untuk klaim saham tidak bertuan sesuai POJK 9/2025. KSEI dan OJK memfasilitasi proses dematerialisasi.
OJK optimis tren IPO dan rights issue akan meningkat pada 2026 didukung ekonomi stabil dan likuiditas membaik, dengan target dana pasar modal melebihi Rp220 triliun.
Pasar modal Indonesia telah berkembang pesat selama 4 dekade terakhir dengan inovasi perdagangan saham, peningkatan jumlah investor, dan rekor IHSG.
Menteri Keuangan Purbaya janji insentif pasar modal jika praktik saham gorengan diberantas. OJK dan BEI bentuk satgas untuk penegakan hukum.
OJK dan BEI membentuk satgas dengan Kemenkeu untuk memberantas saham gorengan, meningkatkan keamanan dan transparansi pasar modal.
Investor lokal di Indonesia tumbuh pesat, mencapai 19,15 juta SID hingga Oktober 2025, mendukung IHSG naik 15,31% meski Ifonti.com sell asing Rp41,78 triliun.
IHSG naik 0,47% pekan ini meski investor Ifonti.com sell Rp4,17 triliun. Kapitalisasi pasar BEI naik 0,20% jadi Rp14.211 triliun.
IHSG tembus 8.000 jelang HUT ke-80 RI, mencerminkan kepercayaan investor dan kontribusi pasar modal bagi ekonomi nasional di tengah tantangan global.