Daya Tarik SBN Ritel Kala Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan BI Rate Berlanjut
Daya tarik SBN ritel tetap kuat meski suku bunga BI turun di 2026, didukung pertumbuhan investor dan penerbitan surat utang tenor pendek oleh pemerintah.
Daya tarik SBN ritel tetap kuat meski suku bunga BI turun di 2026, didukung pertumbuhan investor dan penerbitan surat utang tenor pendek oleh pemerintah.
Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia masih di bawah target BI 8%-11% meski ada pelonggaran kebijakan.
BTN berencana menyurati BI untuk meminta relaksasi terkait penurunan suku bunga kredit yang lambat, meski telah menjalankan program pemerintah dengan bunga rendah.
Saham perbankan melemah meski suku bunga turun, namun ada peluang reversal di 2026. Saham BBCA, BBRI, dan BMRI turun, sementara BBNI naik tipis.
Investor Lo Kheng Hong fokus pada saham berdividen tinggi dan bank besar di 2026, memanfaatkan penurunan suku bunga untuk ekspansi portofolio.
Saham Jasa Marga (JSMR) menarik untuk jangka menengah meski ada diskon tol 20% saat Nataru. Prospek positif didukung libur akhir tahun dan valuasi murah.
Saham ASII, MAPI, hingga UNVR menjadi top picks dengan IHSG yang diproyeksi bergerak menguat hari ini.
Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan kredit 8%-12% pada 2026, bagaimana dengan para bankir?
Bank Indonesia semakin terlibat dalam pembiayaan APBN 2025, menyerap Rp289,9 triliun surat utang pemerintah, memicu kekhawatiran tentang independensinya.
Harga emas naik 0,2% di tengah ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed. Pelaku pasar menanti data ekonomi AS untuk petunjuk lebih lanjut.